Untuk memanfaatkan lahan kosong yang tidak terpakai di pekarangan rumah, salah satunya dapat digunakan untuk tempat menanam cabe, baik itu ditanam langsung pada tanah atau menggunakan pot, polybag dan sebagainya.

Proses penanaman cabe tergolong cukup mudah. Bahkan jika bibit tanaman cabe sudah tersedia, anda tinggal menanamnya begitu saja dan tidak memerlukan persyaratan yang rumit. Namun jika bibit belum tersedia, anda juga dapat melakukan pembibitan sendiri. Pembibitan adalah proses penanaman benih atau biji untuk dijadikan bibit siap tanam.

Pembibitan atau pembuatan bibit cabe ini juga cukup mudah dan tidak memerlukan keahlian khusus bahkan selain dapat dibuat menggunakan benih pabrikan dapat pula menggunakan buah cabe dari penanaman sebelumnya atau dari cabe yang dibeli di pasar.

Untuk mengetahui Cara Membuat Bibit Cabe dari Buahnya, silakan simak penjelasan selengkapnya pada artikel berikut ini.

ALAT DAN BAHAN

  • Buah cabe yang tua dan telah matang serta buahnya berukuran besar dan bagus.
  • Media tanam untuk persemaian berupa tanah gembur dan subur, pupuk kandang yang telah matang/fermentasi atau pupuk kompos dan arang sekam.
  • Wadah persemaian seperti polybag, baki persemaian atau sejenisnya.
  • Pisau
  • Air untuk menyiram

TAHAP PENYEMAIAN

Siapkan buah cabe yang tua dan telah matang yang ditandai dengan buah yang berwarna merah serta buahnya berukuran besar dan bagus, baik itu cabe dari penanaman sebelumnya atau dari cabe yang di beli di pasar. Belah cabe secara hati-hati, keluarkan semua bijinya. Sortir biji cabe tersebut dengan cara merendamnya dalam air biasa, aduk-aduk sebentar. Buang biji yang mengapung dan hanya gunakanlah biji yang tenggelam atau bernas kemudian tiriskan.

Siapkan media semai yaitu campuran tanah subur yang gembur, pupuk kandang yang telah matang atau pupuk kompos dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1,  campurkan semua bahan dengan mengaduknya hingga merata.

Masukkan media semai tersebut ke dalam wadah persemaian seperti baki persemaian, polybag dan wadah sejenis lainnya.

Taburkan biji cabe tersebut di atas media semai secara merata akan tetapi berikan jarak dan jangan terlalu rapat, kemudian tutup tipis menggunakan media yang sama, kemudian siram hingga lembab. Letakkan persemaian biji cabe di tempat yang teduh dan terhindar dari sinar matahari secara langsung, dan tunggu hingga tumbuh.

Setelah berumur 4-5 hari dari penyemaian, biji cabe sudah mulai tumbuh tetapi belum 100%. Lakukan penyiraman rutin pada pagi atau sore hari.

Setelah persemaian benih cabe berumur lebih dari 2 minggu, bibit sudah tumbuh dan memiliki beberapa daun. Dan pada usia ini dapat dilakukan pemupukan menggunakan pupuk organik cair atau POC agar bibit tumbuh lebih subur.

Bibit cabe hasil penyemaian biji dari buahnya sudah dapat ditanam pada media penanaman sesungguhnya baik itu pot, polybag atau ditanam langsung pada lahan setelah berumur 3 minggu atau 21 hari dari penyemaian.

Demikian ulasan mengenai cara membuat bibit cabe dari buahnya, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih cabe berbagai jenis dan varietas ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Cara Bertani Organik