Fermentasi sekam padi mentah tidak begitu familiar di kalangan petani, karena biasanya sekam padi mentah digunakan sebagai media tanam atau campuran media tanam secara langsung tanpa melalui proses pengolahan/fermentasi terlebih dahulu.

Lantas mengapa sekam padi mentah perlu untuk difermentasi?

Fermentasi pada sekam padi tentu bukan tanpa alasan, karena jika sekam padi mentah yang tanpa diolah/fermentasi digunakan sebagai media tanam memiliki kekurangan yang dapat merugikan, diantaranya adalah:

Tumbuh benih padi dari sisa penggilingan, yang mana padi yang tumbuh tersebut menjadi gulma.

Ada potensi untuk ditumbuhi jamur atau cendawan terlebih jika sekam mentah tersebut terus lembab. Hal ini sangat merugikan karena jamur cenderung bersifat saprofit atau bahkan parasit, yang seringkali menyebabkan busuk akar. 

Kemungkinan adanya proses pengomposan, terlebih pada media tanam yang terlalu padat, dimana proses pengomposan tersebut dapat meningkatkan suhu di area perakaran. Kenaikan suhu ini  dapat menyebabkan busuk akar atau bahkan busuk batang bawah, apalagi untuk tanaman muda.

Maka dari itu untuk menghindari hal tersebut sekam padi mentah sebaiknya diolah atau difermentasi terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai media tanam atau campuran media tanam. Dan untuk mengetahui Cara Fermentasi Sekam Padi Untuk Media Tanam, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

BAHAN DAN ALAT

  1.   Sekam padi mentah
  2.   EM4 Pertanian
  3.   Air bersih
  4.   Plastik ukuran 10 kg atau lebih besar

TAHAP PEMBUATAN

  • Campurkan EM4 Pertanian sebanyak 30 ml atau sekitar 3 tutup botol kedalam 5 liter air bersih. Aduk dan campurkan hingga larut merata. Larutan EM4 ini berfungsi sebagai dekomposer untuk mempercepat proses fermentasi.
  • Masukkan sekam padi mentah ke dalam plastik yang telah disiapkan hingga ¼ bagian. Siram menggunakan larutan EM4 hingga merata, tambahkan lagi ¼ bagian sekam padi kemudian siram kembali hingga merata, lakukan tahapan ini hingga plastik hampir penuh kemudian ikat plastik sampai benar-benar rapat.
  • Setelah 1 bulan sekam mentah hasil fermentasi sudah jadi dan siap untuk digunakan. Sekam hasil fermentasi yang telah berhasil memiliki ciri-ciri warna yang lebih gelap, ringan, kering dan tekstur lebih halus.

Demikian ulasan mengenai Cara Fermentasi Sekam Padi Untuk Media Tanam, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli EM4, pupuk ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Zhi 26