Pemupukan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan dalam budidaya tanaman apa saja tak terkecuali tanaman hias aglaonema. Pemupukan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara yang dibutuhkan tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh dengan optimal, terlebih lagi untuk tanaman aglaonema yang umumnya ditanam dalam pot dengan media tanam sebagai sumber nutrisi yang terbatas.

Dalam pemupukan tanaman diperlukan 4 tepat yaitu tepat dosis, tepat jenis pupuk, tepat waktu dan tepat cara aplikasinya, dengan tujuan agar sesuai dengan kebutuhan serta dapat diserap secara optimal oleh tanaman dan tidak terjadi kekurangan atau berlebihan yang justru akan berdampak buruk pada tanaman.

Untuk mengetahui cara pemupukan aglaonema, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

  1. Pupuk Dekastar atau Pupuk Osmocote (Dekastar Plus) 13-13-13+TE.

Pupuk dekastar plus dengan nama osmocote, merupakan salah satu jenis pupuk majemuk slow release. Bentuknya butiran dengan warna kuning agak kecoklatan. Sesuai dengan sifatnya slow release, pupuk dekastar melepaskan hara secara terkendali, perlahan, dan sesuai dengan kebutuhan tanaman. Sehingga dalam  sekali pemupukan menggunakan pupuk dekastar ini bisa sampai untuk 270 hari atau 9 bulan dan tanaman pun tetap subur. Pupuk ini tidak hanya mengandung N, P, dan K, namun terdapat juga trace elements (TE) yang biasa disebut unsur-unsur tambahan lain seperti unsur hara mikro yang sangat berperan untuk membantu pertumbuhan tanaman.

Adapun dosis pupuk dekastar ini untuk tanaman aglaonema adalah, pada  pot berukuran kecil (diameter 10-20 cm), dosisnya 1-1,5 sendok teh (sdt) atau 5-7,5 gram per pot, sedangkan untuk pot besar (diameter 25-30 cm), dosisnya 2 sdt sampai 1 sendok makan (sdm) atau 10-15 gram per pot.

Cara aplikasinya adalah dengan menaburkan pupuk sesuai dosis diatas media tanam pada pot yang sudah kering dan siap untuk disiram, sehingga saat disiram pupuk dapat larut ke dalam media tanam. Aplikasi pupuk ini dilakukan dengan interval 6 bulan sekali.

  1.   Pupuk NPK Mutiara 15:15:15

Pupuk NPK ini diaplikasikan bersamaan dengan penyiraman, adapun dosis pupuk NPK ini adalah 1-2 sendok makan untuk dilarutkan ke dalam 10 liter air, tambahkan pula ½ sendok teh fungisida Antracol, aduk hingga semua bahan larut merata. Pupuk ini diaplikasikan setiap kali melakukan penyiraman. Penyiraman aglaonema ini tidak dilakukan setiap hari melainkan pada saat media telah hampir kering, bisa jadi sampai 1 minggu sekali, sehingga aplikasi pupuk tidak berlebihan.

  1.   Pupuk Grow More atau Gandasil D

Pupuk grow more ini merupakan pupuk daun, sehingga jika anda tidak menemukan pupuk ini dapat diganti dengan pupuk Gandasil D. Pupuk ini membantu tanaman dalam menambah nutrisi pada pembentukan daun dan merangsang tumbuhnya tunas baru. Pupuk ini sangat bermanfaat mengingat tanaman aglaonema merupakan tanaman hias daun, dengan kata lain daunnya merupakan hiasan utama tanaman aglaonema ini.

Pupuk ini diaplikasikan dengan cara disemprotkan pada seluruh bagian daun atas dan bawah dan juga batang tanaman, adapun dosisnya adalah ½ sendok makan untuk dilarutkan kedalam 2 liter air dan diaplikasikan dengan interval 2 minggu sekali.

Demikian ulasan mengenai cara pemupukan aglaonema, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pupuk, tanaman hias aglaonema ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube Flower Mi Manado