Buah delima ( pomegranate ) merupakan salah satu buah unggulan yang memiliki rasa manis segar hingga agak kelat. Buah delima ini memiliki bentuk yang bulat cantik dengan warna kulit yang cukup beragam mulai dari warna hijau keunguan, putih hingga coklat kemerahan, atau ungu kehitaman. Saat muda, buah berwarna hijau sampai hijau kemerah-merahan. Setelah tua, warna buahnya tergantung jenisnya. Buah delima memiliki rasa yang manis, buahnya dapat langsung dikonsumsi atau dijadikan pelengkap sebagai bahan rujak, juice, sari buah.   Tanaman buah delima sering ditanam di dalam pot atau di pekarangan rumah sebagai tanaman buah karena buahnya dapat dimakan. Selain itu, pohon delima juga bisa digunakan sebagai tanaman hias bahkan sebagai tanaman obat. Tanaman buah delima ini juga tidak kalah cantik dengan tanaman hias lainnya. pohon ini memiliki cabang yang banyak, rimbun dan berdaun kecil.

Tanaman buah Delima adalah salah satu jenis tanaman buah perdu yang berasal dari daerah timur tengah tepatnya dari Iran, Tanaman ini termasuk dalam famili Lythraceae.  Pohon delima ini berbentuk perdu dengan ketinggian hanya sekitar 2 – 5 meter saja. Batangnya berkayu, rantingnya berbentuk persegi dan memiliki banyak cabang, daunnya berbentuk lonjong hingga lanset berwarna hijau, berpangkal lancip berujung tumpul dengan panjang sekitar 1 hingga 9 cm dan lebar sekitar 0,5 hingga 2,5 cm. Tanaman buah delima dapat tumbuh baik pada daerah subtropik hingga tropik seperti Indonesia, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam.

Tanaman buah delima ini tergolong mudah dalam perawatannya kok dan tergolong mudah berbuah sepanjang waktu jika kondisi lingkungannya sesuai. Tertarik untuk mengoleksi tanaman buah delima ini?. Bagi Pecinta tanaman buah yang belum memiliki tanaman delima dan berniat untuk menanamnya di pot atau di pekarangan rumah anda?, kami akan memaparkan langkah-langkah dalam menanam tanaman buah delima.

Jika anda tertarik untuk membudidayakannya, berikut ini cara budidaya buah delima agar mampu tumbuh subur dan mendapatkan hasil yang optimal :

TAHAP PEMILIHAN BIBIT

Langkah pertama yang harus dipersiapkan sebelum budidaya pohon delima adalah pemilihan bibit. Bibit delima dapat diambil dari biji, stek batang atau cangkok. Sebaiknya memilih bibit yang dihasilkan dari stek batang atau cangkokan, karena pertumbuhan dan pembuahannya akan lebih cepat. Bibit delima harus memiliki kualitas unggul yakni : harus sehat bebas dari hama penyakit, memiliki daun yang rindang hijau sehat, tidak layu dan rontok, batang yang kokoh tidak kering atau keriput.

TAHAP PENYIAPAN LAHAN DAN PENANAMAN

Jika ditanam langsung pada lahan tahapan ini diawali dengan membuat lubang tanam sebagai tempat tumbuhnya bibit delima. Buatlah lubang dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm atau 60 x 60 x 60 cm.

Langkah kedua, siapkan campuran tanah+kompos/pupuk kandang yang terfermentasi + sekam untuk bahan penutup lubang tanam, supaya media tanaman kaya dengan nutrisi yang diperlukan tanaman.

Langkah ketiga, biarkan terlebih dahulu tanah yang telah digali selama 3 hari untuk menghilangkan gas-gas racun pada tanah.

Letakkan bibit delima dilubang tanam dengan cara menyobek polybag bibit. Posisikan bibit delima tegak lurus jangan sampai miring. Selanjutnya. Segera tutup lubang dengan media campuran tanah+kompos+sekam yang telah disiapkan. Padatkan sedikit dengan menginjak-ingjak penutup lobang dengan perlahan agar bibit tidak mudah roboh, namun jangan sampai terlalu padat yang berakibat perkembangan akar jadi terhambat.

Untuk penanaman dalam pot  siapkan pot untuk wadah media tanam baik berupa pot plastik ataupun drum dan sesuaikan ukuran pot dengan tanaman, jika tanaman masih kecil gunakan pot plastik ukuran diameter 40 cm.

Siapkan pula media tanam berupa tanah, arang sekam/serbuk gergaji dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1, atau campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 2:1, atau campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 2:2:1.

Sebelum memasukkan media tanam ke dalam pot masukkan terlebih dahulu pecahan genteng atau bata merah sebagai alas pada dasar pot, kemudian masukkan media tanam hingga setengah tinggi pot.

Sobek polybag yang membungkus media tanam pada bibit secara hati-hati lalu masukkan bibit beserta media tanamnya dengan tegak lurus tepat pada tengah pot dan tambahkan lagi media tanam hingga ketinggian 2 cm dari bibir pot, siram tanaman dengan air lalu letakkan di tempat yang teduh untuk adaptasi awal.

TAHAP PERAWATAN

Penyiraman

Tahapan in dilakukan dengan melakukan penyiraman bibit pohon delima yang sudah ditanam ke seluruh tanaman dan juga media tanamnya sampai benar-benar meresap, akan tetapi jangan terlalu banyak. nanti akan berakibat pembusukan akar. Lakukan penyiraman rutin satu kali sehari pada pagi atau sore hari, namun ketika berbuah frekuensi penyiraman bisa dilakukan 2 kali sehari, perlakuan ini dimaksudkan untuk mencegah kerontokan bunga.

Pemangkasan

Tujuan tahap pemangkasan ini adalah salah satunya untuk merangsang bunga dan buah. Berbeda dengan tanaman buah yang lain, setiap 5 cm pada batang utama delima akan tumbuh sepasang cabang berhadapan. Cabang ini tumbuh horizontal membentuk sudut 90 dengan batang utama.

Untuk budidaya dalam pot, cukup pangkas pada ketinggian 100 cm dari leher akar. Untuk tanaman di lahan, pangkas 150 – 175 cm di atas permukaan tanah. Semua cabang primer yang tumbuh pada cabang utama setiap 10 – 20 cm dipelihara, sedangkan cabang primer lainya dibuang. Pangkas cabang primer yang dipelihara 10-15 cm dari ujung cabang setelah tumbuh panjang sekitar 50 – 60 cm. Hal yang sama dilakukan pada pemangkasan cabang sekunder (cabang yang tumbuh pada cabang primer).

Pemupukan

Hal yang paling pokok dalam budidaya tanaman delima yaitu pemberian pemupukan secara rutin. Pemupukan yang rutin akan membuat tanaman delima tumbuh secara optimal, karena suplai nutrisi yang terus didapat oleh tanaman sehingga tanaman tumbuh secara cepat, sehat dan subur.

Berikut ini anjuran komposisi pemupukan rutin yang digunakan untuk budidaya tanaman buah delima.

  • Tanaman di pot

Satu bulan setelah tanam sebaiknya menggunakan POC (pupuk organik cair) dai air cucian beras atau dari urin kelinci.

Jika menggunakan pupuk NPK dengan komposisi nitrogen lebih tinggi dengan konsentrasi 10 g/l air. Pupuk cukup disiramkan ke perakaran tanaman  atau disesuaikan dengan ukuran tanaman. Pemberian Pupuk dilakukan tiga bulan sekali. Ketika pohon delima berumur 5 bulan, berikan pupuk NPK dengan komposisi seimbang dengan konsentrasi 10 g/liter air. Ketika tanaman mulai berbunga berikan POC buah.

  • Tanaman di lahan

Ketika Umur tanaman berumur satu bulan, Berikan Pupuk NPK dengan kadar N tinggi sebanyak 25-100 g per pohon atau Campuran urea: SP – 36:KCI = 3:2:1 sebanyak 25-100 g. Pupuk diberikan dengan membenamkan dalam media tanam. Pemberian pupuk dilakukan empat bulan sekali. Ketika pohon delima berumur 23 bulan, berikan pupuk NPK dengan kadar seimbang sebanyak 50-100g per pohon atau Campuran urea : SP-36: KCI = 1:2:2 sebanyak 25-100g per pohon. Pupuk diberikan dengan membenamkan dalam media tanam. Pemberian pupuk dilakukan empat bulan sekali.

Pengendalian Hama dan Penyakit

  • Hama ulat daun dan belalang

Hama ini ditandai dengan adanya daun-daun yang berlubang. disebabkan oleh hama ulat daun dan belalang. Pengendaliannya dengan menggunakan insektisida berupa Diazinon 60 EC dengan konsentrasi 2 cc/ liter air.

  • Penyakit antraknosa

Penyakit lain yang sering menyerang tanaman buah delima adalah  antraknosa. Penyakit ini ditandai dengan pentil dan buah muda delima berwarna kecoklatan dan mengeras. Pengendalian dengan melakukan penyemprotan pentil buah delima dengan Dithane M45 80 WP atau Antracol dengan konsentrasi 2 g/ liter air

TAHAP PANEN

Buah delima dapat mulai dipanen jika sudah matang ditandai dengan pangkal buahnya yang menguning. Pemanenan buah delima dilakukan dengan cara memotong tangkai buahnya. Buah delima dapat dimakan dalam keadaan segar ataupun dibuat minuman.

Berikut ini beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk membuat tanaman buah delima dapat cepat berbuah di dalam pot :

  • Pertama, gabungkan pencahayaan dengan pemupukan. Tanaman delima sebaiknya diletakkan ditempat terbuka dengan intensitas sinar matahari 75%. Lakukan sekitar 1-2 bulan. Selanjutnya, berikan pupuk sesuai dengan yang dijelaskan dalam bagian pemupukan.
  • Kedua, lakukan repotting/penggantian pot. Tanaman dalam pot yang sudah berumur diatas dua tahun biasanya memiliki media tanam yang sudah memadat dan perakarannya rapat. Oleh karena itu, keluarkan tanaman dari pot. Caranya, buang media tanam bagian pinggir, mulai dari atas sampai dasar pot secara melingkar menggunakan alat bantu berupa linggis atau tongkat bambu yang ujungnya runcing., lalu keluarkan tanaman dengan bola tanahnya. Selanjutnya, lakukan penanaman ulang dengan menggunakan media tanam yang baru.

Demikianlah ulasan mengenai cara budidaya buah delima tabulampot atau kebun. Tanaman buah delima tidak sulit untuk dibudidayakan karena tidak memerlukan syarat tumbuh khusus. Semoga bermanfaat…

Untuk membeli bibit delima ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Taman Inspirasi

Artikel Terkait

Budidaya Wortel Wortel (Daucus carota L) berasal dari Asia Tengah yang kemudian tersebar ke berbagai wilayah di seluruh dunia, termasuk famili Umbelliferae. Tanaman i...
Budidaya Tanaman Brokoli Brokoli (Brassica oleracea var. botrytis forma cymosa) termasuk dalam famili BrassicaceaePada kubis jenis ini, bakal bunganya mengembang menyerupai te...
Cara Menanam Dan Merawat Pepaya California Cara menanam dan merawat pepaya california harus dilakukan dengan benar dan konsisten agar mencapai tingkat produksi yang sempurna.   D...
Prospek Buah Anggur Hijau Anggur adalah tanaman asli Eropa dan Asia Tengah yang kini sudah ditanam di berbagai belahan bumi, termasuk di tanah air. Manfaat anggur bagi kesehata...
Budidaya Daun Bawang Bawang daun yang banyak dibudidayakan di Indonesia ada tiga macam, yaitu: Bawang prei atau leek (Allium porum L.), tidak berumbi dan mempunyai daun y...
Budidaya Kelapa Kopyor Kelapa kopyor adalah tanaman kelapa yang mengalami mutasi genetik secara alamiah. Kelapa kopyor adalah mutan kelapa yang ditemukan di antara populasi ...
Cara Menghitung Jarak Tanam Cara menghitung jarak tanam pada dasarnya menggunakan rumus di bawah ini: "Jumlah Tanaman" = "Luas Lahan" dibagi "jarak tanam" atau "Luas Lah...
Budidaya Terong Belanda (Tamarillo) Tamarillo (Chypomandra Betaceasenat) atau terong belanda tergolong dalam buah-buahan daratan tinggi dan merupakan buah unggulan Kabupaten Tana Toraja,...