Manfaat Air Cucian Beras Untuk Tanaman

Pernahkah Anda melihat orang menyiramkan air cucian beras pada tanaman, dan kemudian tanamannya tumbuh subur? Mengapa bisa demikian?

Menurut Laboratorium Tanah Umum dan Analisis Bahan Pangan UGM, air cucian beras sebenarnya memiliki beberapa kandungan yang bermanfaat untuk tanaman seperti yang dijelaskan pada tabel berikut ini.

Nah dengan kandungan itulah tanaman yang diaplikasikan dengan air cucian beras lebih cepat subur. Selain itu masih banyak lagi manfaat dari air cucian beras tersebut, dan pada kesempatan kali ini akan kami ulas mengenai Manfaat Air Cucian Beras Untuk Tanaman selengkapnya.

SEBAGAI ZAT PERANGSANG TUMBUH (ZPT)

Air cucian beras dapat dimanfaatkan sebagai penyubur tanaman, karena pada air cucian beras tersebut mengandung karbohidrat dan juga vitamin B1 yang dapat menjadi perantara terbentuknya hormon auksin dan juga giberelin. Hormon auksin bermanfaat merangsang pertumbuhan pucuk tanaman dan juga memunculkan tunas baru. Sedangkan hormon giberelin bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan akar tanaman.

MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN

Pada air cucian beras yang difermentasi selama 1 minggu, ternyata ditemukan yang namanya khamir. Khamir ini diketahui dapat memberikan manfaat bagi tanaman karena mengandung hormon dan juga enzim yang dapat meningkatkan jumlah sel aktif dan juga perkembangan akar serta membentuk zat-zat antibakteri.

Selain itu air cucian beras juga mengandung fosfor yang telah kita ketahui bahwa fosfor sangat bermanfaat bagi tanaman yaitu berperan dalam mendorong pertumbuhan tunas, akar tanaman dan juga berperan pada saat masa generatif tanaman. Fosfor juga dapat meningkatkan aktivitas pada unsur-unsur hara lain seperti nitrogen dan kalium, sehingga terjadi keseimbangan nutrisi bagi tanaman.

MENGHAMBAT PERTUMBUHAN PATOGEN

Air cucian beras mengandung berbagai mikroorganisme baik yang dapat melawan bakteri jahat pengganggu pertumbuhan tanaman. Dan salah satu mikroorganisme yang dihasilkan dari air cucian beras adalah bakteri pseudomonas yang merupakan mikroorganisme pelarut fosfat yang dapat beradaptasi serta memperbanyak diri dengan baik pada sistem perakaran tanaman, sekaligus juga dapat menghambat perkembangan patogen pada tanah pertanian terutama pada tanah disekitar perakaran tanaman.

SUMBER ENERGI TANAMAN

Di dalam air cucian beras terkandung karbohidrat yang merupakan sumber energi bagi semua makhluk hidup. Dan karbohidrat yang ada pada air cucian beras ini nantinya berfungsi sebagai pasokan energi pada proses pertumbuhan tanaman sehingga dapat mempercepat pertumbuhan tanaman dan mempercepat pembungaan dan pembuahan.

MERANGSANG PERTUMBUHAN VEGETATIF

Pemberian air cucian beras pada saat tanaman masih dalam masa vegetatif itu ternyata bagus sekali. Dalam sebuah penelitian telah membuktikan pengaruh pemberian air cucian  beras merah terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman lada yaitu dengan pemberian air cucian beras dengan konsentrasi 400 ml per liter air, ternyata memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman lada. Terutama pertumbuhan vegetatif tanaman yang ditandai dengan peningkatan jumlah daun tanaman, berat basah tanaman dan berat kering tanaman.

SALAH SATU MEDIA PENGENCER TERBAIK

Air cucian beras dapat digunakan sebagai media pengencer terbaik pada pembuatan pupuk organik cair dibanding hanya dengan menggunakan air biasa. Hal ini karena air cucian beras meskipun limbah namun ternyata memiliki nutrisi yang luar biasa.

Dan untuk memperoleh air cucian beras dalam jumlah banyak, tidak harus diperoleh dalam sekali mencuci beras dalam jumlah yang banyak, namun bisa dikumpulkan secara bertahap setiap kali mencuci beras hingga 10 hari.

MENINGKATKAN HASIL TANAMAN PADA FASE GENERATIF

Pada fase generatif tanaman lebih banyak membutuhkan unsur hara fosfor dan kalium, dan sebagaimana tersebut pada tabel diatas, dalam air cucian beras sudah terkandung fosfor dan kalium. Dan manfaat dari air cucian beras ini akan lebih optimal setelah diolah menjadi pupuk organik cair.

MEMBANTU PEMULIHAN TANAMAN SAKIT

Air cucian beras dapat bermanfaat untuk membantu pemulihan tanaman yang sakit, misalnya tanaman yang menguning yang disebabkan kutu.   Namun penggunaan air cucian beras untuk tujuan tersebut terlebih dahulu harus melalui proses fermentasi hingga menumbuhkan jamur jakaba. Cara penggunaannya cukup  mudah yaitu dengan mengocorkan air cucian beras fermentasi tersebut pada tanaman yang sakit.

Untuk mengetahui penjelasan detail mengenai jakaba bisa baca pada artikel kami sebelumnya yaitu Cara Membuat Jamur Jakaba.

MENGURANGI KEBUTUHAN PUPUK KIMIA SINTETIS

Penggunaan air cucian beras pada tanaman dapat mengurangi kebutuhan pupuk kimia sintetis hingga 50%. Jadi kandungan ZPT dan keberadaan mikroorganisme pada air cucian beras ternyata mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman terutama pada fase vegetatif. Dan hal ini secara otomatis dapat mengurangi kebutuhan pupuk sintetis sehingga menurunkan biaya produksi.

Dan untuk memperoleh manfaat demikian, air cucian difermentasi selama 2-3 minggu sampai tumbuh jamur jakaba.

PUPUK ALTERNATIF PERTANIAN ORGANIK

Dengan pengaplikasian air cucian yang kaya manfaat, mulai dari kandungan ZPT, keberadaan unsur hara makro, unsur hara mikro, serta keberadaan mikroorganisme yang berfungsi sebagai biofertilizer, bio stimulan dan bio protectant, pastinya dapat diterapkan untuk mendukung pertanian organik, sehingga produk pertanian yang dihasilkan lebih minim residu dan pastinya lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Demikian ulasan mengenai Manfaat Air Cucian Beras Untuk Tanaman, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Untuk membeli pupuk organik ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Penyuluh Pertanian Lapangan

Bacaan Terkait