Buah naga merupakan buah introduksi yang mulai eksis di Indonesia, saat ini tanaman buah naga telah menyebar hampir di seluruh provinsi di Indonesia, namun provinsi yang  menjadi sentral adalah Sumbar, Jawa (terutama Banyuwangi) dan Kaltim.

Kendala utama dalam budidaya buah naga adalah serangan penyakit tanaman, serangan beberapa penyakit telah menghancurkan ratusan hektar tanaman buah naga di Indonesia.

Bercak batang / stem canker merupakan penyakit paling berbahaya pada tanaman buah naga, penyakit ini disebabkan oleh neoscytalidium dimiatum.

 

Adapun deskripsi gejala penyakit bercak batang/stem canker pada buah naga adalah sebagai berikut :

Gejala awal tahap I

Bintik/ bercak berwarna putih pada cabang muda bagian pangkal, seperti ada tusukan jarum pada bagian tengah bercak.

Gejala tahap II

Bercak putih semakin banyak menutupi permukaan cabang muda, beberapa bercak membengkak seperti meletus warna coklat dan hitam.

Gejala lanjut I

Bercak membengkak seperti meletus, hitam hingga menyebabkan batang rusak dan berlubang.

Gejala lanjut II

Cabang muda yang terserang mengering dengan warna hitam  atau bagian yang lunak dari cabang akan berlubang dan mengering, tersisa bagian batang yang berkayu.

Pada buah juga ditemukan gejala bercak atau bintik yang sama dari fase pentil sampai buah matang.

Pengendalian

Pengendalian stem canker penyakit berbahaya pada tanaman buah naga adalah sebagai berikut :

  1. Kenali gejala awal serangan dan monitoring secara berkala.
  2. Bila ditemukan gejala awal, segera dipangkas, bakar, atau kubur pangkasan tanaman sakit dan semprot tanaman dengan fungisida. Salah satu fungisida yang disarankan adalah fungisida Bubur Bordo. Bubur Bordo (BB) dapat kita buat dari terusi, kapur dan air (1:1:100 b/b/v). Terusi dan kapur ditumbuk sampai halus, supaya mudah larut di dalam air yang dingin lalu semprotkan ke seluruh bagian tanaman. Untuk penjelasan mengenai fungisida bubur bordo silakan klik Bubur Bordo, Fungisida Sederhana yang Ampuh
  3. Lakukan pemeliharaan tanaman secara optimal, yaitu pemupukan, penyiraman dan sanitasi lahan secara rutin.

Demikian ulasan mengenai stem canker penyakit berbahaya pada tanaman buah naga beserta gejala, dampak dan cara pengendaliannya, semoga bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit buah naga ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika