Salah satu permasalahan dalam budidaya tanaman buah adalah penyakit yang disebabkan oleh cendawan dan untuk mengendalikannya bisa menggunakan bubur bordo.

Bubur bordo adalah fungisida sederhana yang cukup efektif mengendalikan berbagai penyakit yang disebabkan oleh cendawan pada tanaman pertanian seperti penyakit bintik batang, antraknosa, penyakit busuk pangkal batang, embun tepung (powdery dan downy mildew), bercak daun dan lain-lain.

Seperti contoh Bintik batang/stem canker dan antraknos pada buah naga, busuk pangkal batang pada durian dan alpukat, antraknos pada mangga, bercak daun pada nanas.

Bubur bordo atau Bordeaux adalah salah satu pestisida  yang bisa dibuat sendiri. Pestisida ini sudah dikenal sangat lama dan terbukti manjur untuk mengatasi serangan penyakit yang disebabkan oleh cendawan ataupun jamur.

Pembuatan bubur bordo 1%

Berikut ini langkah-langkah pembuatan bubur bordo, fungisida sederhana yang ampuh untuk 1 tangki semprot volume 15 liter.

Bahan

  • 150 gr Ca(OH)2 (Kalsium Hidroksit/kapur bangunan)
  • 150 gr Cuso4 / terusi
  • Bahan perata dan perekat

Cara Membuat

  1. Haluskan CuSo4/terusi dan Ca(OH)2 agar lebih mudah dilarutkan dalam air
  2. Masukkan kedua bahan kedalam ember (jangan menggunakan wadah berbahan logam)
  3. Tambahkan air sebanyak   ± 10 Liter ke dalam ember lalu aduk sampai larut dan bahan tercampur rata
  4. Tambahkan bahan perata sambil terus diaduk
  5. Tuang larutan Bubur Bordo tersebut ke dalam tangki penyemprotan sambil disaring agar partikel kasar tidak menyumbat nozzle
  6. Lalu tambahkan air sampai 15 liter/ sampai tangki penuh.

Aplikasi di lapangan

  • Bintik batang/stem canker dan antraknos pada buah naga

Semprot ke seluruh batang cabang buah naga. Untuk tindakan pencegahan dapat dilakukan setiap bulan. Jika tanaman telah terserang (fase awal), lakukan pemangkasan cabang yang terserang, selanjutnya semprot setiap minggu.

  • Busuk pangkal batang pada durian dan alpukat

Buang bagian kulit pangkal batang yang bergejala busuk, semprot merata bagian tersebut sampai basah. Lakukan penyemprotan setiap minggu sampai gejala berkurang/hilang.

  • Bercak daun pada nanas.

Semprot tanaman secara merata setiap minggu untuk pengendalian dan untuk tindakan preventif lakukan setiap bulan.

Saran pemakaian

  1. Jangan menggunakan bahan metal sebagai wadah untuk membuat larutan bubur bordo
  2. Bubur bordo langsung dipakai setelah dibuat
  3. Cuci alat setelah selesai penyemprotan.

Demikian cara pembuatan bubur bordo, fungisida sederhana yang ampuh untuk 1 tangki semprot volume 15 liter beserta cara aplikasi di lapangan, semoga bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pestisida, pupuk, bibit, benih dan perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika

Artikel Terkait

Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Bawang Mera... Setelah dijelaskan tentang Perawatan Tanaman Bawang Merah pada artikel sebelumnya kali ini KampusTani akan menyajikan ulasan tentang pengendalian hama...
Pengertian Pestisida Insektisida dan Fungisida Halo, apa kabar? Menanam apa di musim hujan yang baru ini? Di musim hujan yang masih termasuk awal ini kami dari kampustani.com menyarankan kawan-kawa...
Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Pisang Salah satu kendala dalam budidaya pisang adalah serangan hama dan penyakit. Hama dan penyakit tanaman pisang relatif tidak terlalu banyak, namun beber...
Pengendalian Layu Fusarium Pada Tanaman Pisang Secara umum tanaman pisang dapat dibudidayakan hampir di seluruh daerah di Indonesia. Pisang dapat tumbuh di daerah tropis baik dataran rendah maupun ...