Pembibitan atau perbanyakan tanaman mangga dapat dilakukan secara generatif (dari bijinya) dan pembibitan secara vegetatif (stek, cangkok, grafting dan sebagainya). Dari masing-masing cara pembibitan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri.

Akan tetapi pada artikel kali ini KampusTani.com tidak akan membahas seluruhnya, melainkan hanya satu metode pembibitan secara vegetatif yaitu stek.

Pembibitan/perbanyakan tanaman mangga secara vegetatif salah satunya adalah stek, stek batang atau stek pucuk. Stek adalah metode perbanyakan tanaman dengan menanam potongan batang tanaman induk sehingga akan tumbuh menjadi tanaman yang baru.

Metode stek ini dipilih karena cukup mudah untuk dilakukan dan lebih hemat dalam menggunakan entres dari tanaman induk. Selain itu keuntungan dari stek adalah tanaman yang baru akan memiliki sifat yang sama dengan sifat induknya dan akan lebih cepat berbuah.

Jika stek mangga biasanya menggunakan media tanah untuk menanamnya dan sudah kita semua ketahui keberhasilannya, lalu, apakah stek mangga menggunakan media air ini bisa dilakukan dan berhasil?

Untuk lebih jelasnya silakan simak penjelasan mengenai cara Stek Mangga Media Air pada artikel berikut ini.

SIAPKAN ALAT DAN BAHAN

  • Ranting atau dahan mangga┬á yang sehat, terhindar dari serangan hama dan penyakit dan juga merupakan tanaman yang produktivitasnya baik dengan usia dahan sedang yaitu tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.
  • Media tanam stek berupa air
  • Wadah media tanam berupa cup atau gelas plastik transparan agar perkembangan akar dapat dipantau.
  • Gabus atau sejenisnya sebagai penyangga batang stek.
  • Plastik transparan untuk sungkup
  • Pisau tajam dan gunting tanaman

TAHAP PENYETEKAN

Potong ujung batang/ranting mangga yang akan distek dengan panjang kurang lebih 20-30 cm, pangkas semua daunnya untuk mengurangi penguapan akan tetapi sisakan 2 potongan daun saja.

Sayat/kupas kulit batang pada pangkal batangnya hingga terkelupas dengan beberapa sayatan, sebagai tempat tumbuhnya akar nantinya.

Masukkan air ke dalam wadah yang telah disiapkan, yaitu berupa gelas plastik transparan atau wadah sejenis lainnya sebagai media tanamnya.

Letakkan batang stek pada media air tersebut. Gunakan gabus/styrofoam atau bahan sejenisnya untuk menopang batang stek, caranya dengan melubanginstyrofoam tersebut tepat di tengahnya untuk meletakkan batang stek. Sungkup menggunakan plastik transparan, ikat bagian bawahnya agar tidak mudah lepas.

Letakkan di tempat yang teduh tidak terkena sinar matahari dan hujan secara langsung.

Setelah stek mangga berumur kurang lebih 3-4 minggu, biasanya sudah mulai tumbuh tunas dan akar, akar akan terlihat jika wadah penyetekan menggunakan gelas bekas air mineral atau wadah transparan.

Demikian ulasan mengenai cara stek mangga media air, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit mangga berbagai jenis ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube Petani KECE