Setelah musim panen kakao berakhir perlakuan pada tanaman kakao adalah merangsang pertumbuhan bunga agar produksi tanaman pada musim berikutnya meningkat. Caranya adalah dengan melakukan pemangkasan dan pemupukan. Pemangkasan disini adalah pemangkasan produksi yang bertujuan untuk mengoptimalkan produksi pohon. Pemangkasan ini dilakukan dengan memangkas daun agar tidak terlalu rimbun sehingga matahari bisa tersebar merata ke seluruh organ daun. Dengan demikian, proses fotosintesis pohon berjalan lancar dan sirkulasi makanan dari daun ke seluruh organ tanaman juga berjalan lancar. Efeknya, tanaman pun mampu berproduksi secara optimal.

Selain pemangkasan produksi untuk merangsang pembungaan dan pembuahan kakao dapat dilakukan dengan pemupukan. Dalam melakukan pemupukan ini harus memenuhi 4 tepat yaitu tepat jenis pupuk, tepat dosis, tepat waktu dan tepat cara aplikasinya agar pupuk dapat memberikan manfaat secara optimal bagi tanaman.

JENIS PUPUK

Pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK Pelangi khusus tanaman kakao. Pupuk Fertila Kakao, dan pupuk KCl.

Pupuk NPK Pelangi khusus tanaman kakao ini adalah pupuk subsidi dari pemerintah. Kandungannya antara lain hara makro primer Nitrogen sebanyak 14%, Phosphat 12% dan Kalium 16%, ditambah Makro sekunder yaitu Magnesium 4%, dan dilengkapi juga dengan unsur hara mikro yaitu Kalsium, sulfur, zinc, dan Boron.

Pupuk Fertila dengan kandungan Phospat 16% dan Kalium 17%. Jadi dari kandungannya saja menandakan bahwa pupuk ini untuk tanaman yang sudah berproduksi. Itulah alasannya kenapa pupuk ini kita gunakan sebagai tambahan untuk pupuk NPK Pelangi diatas.

Selain itu ditambah pula dengan pupuk KCl Putih dengan kandungan kalium yang tinggi.

WAKTU PEMUPUKAN

Sebagaimana telah disebutkan di atas bahwa waktu pemupukan untuk merangsang pembungaan dan pembuahan tanaman kakao ini dilakukan setelah musim panen telah selesai dan setelah dilakukan pemangkasan produksi.

CARA APLIKASI DAN DOSISNYA

Cara aplikasi pupuknya adalah dengan terlebih dahulu mencampurkan semua bahan pupuk tersebut dengan perbandingan antara NPK Pelangi : Pupuk Fertila : KCL adalah 4:2:1. Campurkan ketiganya dengan mengaduknya hingga merata. Adapun dosis per tanamannya adalah 300 gram.

Cara aplikasinya dapat dilakukan dengan 2 cara. Cara pertama yaitu dengan menaburkannya sesuai dosis dan secara merata di sekitar pangkal batang tanaman kakao hingga 50-70 cm dari pangkal batang, kemudian tutup kembali menggunakan dedaunan.

Cara kedua dilakukan dengan membenamkan pupuk, caranya adalah dengan membuat 6-7 lubang untuk setiap pohon kakao berjarak 50-70 cm dari pangkal batang. Masukkan pupuk sesuai dosis tersebut diatas secara merata ke dalam setiap lubang untuk kemudian ditutup kembali.

Pada intinya adalah dalam melakukan pemupukan tanaman apa saja, gunakanlah pupuk yang berimbang dan sesuaikan dengan kondisi tanaman seperti umur dan keadaan tanamannya.

Demikian ulasan mengenai Pupuk Perangsang Bunga dan Buah Kakao, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih kakao, pupuk ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube AGRONOMIST