Setelah pohon mangga dipanen, perlu dilakukan perawatan untuk mengembalikan kondisi tanaman agar tumbuh, berkembang dan kembali berproduksi secara optimal.

Perawatan apa saja yang perlu dilakukan, silakan simak penjelasan selengkapnya mengenai Perawatan Pohon Mangga Pasca Panen pada artikel berikut ini.

PEMANGKASAN

Pemangkasan ditujukan untuk membantu kelancaran pertumbuhan vegetatif tanaman, yaitu mengurangi tunas air, daun yang sudah tua, serta ranting-ranting dan batang yang tidak produktif, sehingga cahaya matahari dapat masuk ke seluruh bagian tanaman.

Pemangkasan pertama dilakukan pada daun, pemangkasan pada daun ini bertujuan untuk mencegah terjadinya daun yang bertumpuk dan terlalu rindang. Daun yang bertumpuk akan menghalangi masuknya sinar matahari ke seluruh bagian tanaman dan mengurangi keefektifan proses fotosintesis. Daun yang dipangkas adalah daun-daun tua yang tumbuh pada pangkal-pangkal percabangan.

Daun-daun yang tidak terkena sinar matahari secara langsung, lebih bersifat parasit bagi tanaman secara keseluruhan karena tidak melakukan proses fotosintesis namun tetap mendapatkan fotosintat (hasil fotosintesis) dari daun-daun di bagian terluar yang terkena sinar matahari langsung. Itu sebabnya, banyak tanaman yang secara keseluruhan tumbuh dengan lebat, daunnya rimbun dengan warna daun yang hijau pekat, namun teramat sangat jarang memunculkan bunga/buah. Jika muncul bunga/buah, maka bunga dan buah yang muncul jumlahnya terbatas atau sedikit sekali.

Pemangkasan juga dilakukan pada cabang-cabang atau tunas liar yang tumbuh tidak pada tempatnya, demikian pula cabang-cabang/tunas air, ranting atau tunas yang sakit dipangkas agar daun memperoleh penyinaran matahari. Tunas air bersifat parasit dan tumbuh sangat cepat, melebihi kecepatan pertumbuhan tunas-tunas lainnya, dengan mengambil fotosintat hasil fotosintesis sebagai energi pertumbuhannya. Selain itu tunas air juga sangat jarang memunculkan bunga meski tanaman telah memasuki periode berbunga.

Pangkas juga cabang yang bersudut kecil, dahan dan ranting yang rapat, bersilangan atau terlindung, kemudian pangkas dahan dan ranting yang pertumbuhannya ke arah dalam tajuk atau ke arah bawah serta cabang bekas tangkai buah.

Tajuk bagian atas dipangkas yaitu mundur satu ruas pada ujung ranting agar dapat mempertahankan ketinggian optimal tanaman. Pemangkasan ujung-ujung ranting akan merangsang keluarnya tunas-tunas baru yang jumlahnya akan lebih banyak dari jumlah tunas sebagai ujung ranting. Selain itu akan memudahkan pemeliharaan dengan mempertahankan tinggi tanaman yang tetap pendek, tidak tinggi menjulang atau tumbuh terlalu melebar ke arah samping sehingga menghabiskan banyak tempat untuk menunjang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.

PEMUPUKAN

Pemupukan tanaman mangga pasca pemanenan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan untuk pemulihan tanaman. Pupuk yang diberikan adalah pupuk NPK 16:16:16 dan pupuk organik seperti pupuk kompos atau pupuk kandang yang telah melalui proses fermentasi.

Sebelum pupuk diaplikasikan, bersihkan terlebih dahulu gulma serta rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar pangkal tanaman. Keberadaan gulma atau rumput liar ini menjadi pesaing tanaman utama dalam menyerap unsur hara dari dalam tanah. Selain itu gulma juga bisa menjadi tanaman inang dari hama.

Pupuk NPK diaplikasikan dengan cara menaburkannya secara merata di sekitar pangkal tanaman, adapun dosisnya adalah 10 sendok makan (untuk pohon mangga sebesar lengan tangan orang dewasa), kemudian ditutup menggunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang secara metata, dosisnya adalah 5-7 kg per tanaman.

Setelah penaburan pupuk selesai, selanjutnya dilakukan penyiraman sedikit demi sedikit agar benar-benar meresap. Jika pemupukan ini dilakukan pada musim hujan, penyiraman bisa dikurangi. Tunas-tunas baru akan tumbuh setelah 3-4 minggu dari pemupukan.

Pemupukan pemulihan ini dilakukan dengan interval 1 bulan sekali untuk pupuk NPK, sedangkan untuk pupuk organik ini diberikan setiap 3 bulan sekali.

Demikian ulasan mengenai Perawatan Pohon Mangga Pasca Panen, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit mangga, pupuk ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube Tabulampot Bali