Ulat daun yang biasa menyerang tanaman kacang panjang ada 2 jenis yaitu ulat grayak dan ulat jengkal.

Ulat grayak menyerang daun tanaman hingga menjadi berlubang dan mengakibatkan daun terlihat putih. Pada serangan yang sudah parah, hanya tersisa jaringan epidermis atas dan tulang daun. Selain memakan daun, ulat dewasa juga memakan polong muda dan tulang daun muda.

Ulat jengkal berwarna hijau dan memakan daun dari pinggir. Serangan berat mengakibatkan hanya tulang daun yang tersisa. Keadaan ini biasanya terjadi pada fase pengisian polong.

Serangan ulat ini jika masih sedikit dan ringan mungkin tidak menjadi masalah karena dapat diatasi dengan mudah akan tetapi jika serangan sudah parah tentunya akan sangat merugikan, karena dapat menurunkan produksi panen dan kemungkinan terparah dapat mengakibatkan gagal panen. Maka dari itu pengendaliannya harus dilakukan dengan cepat dan tepat.

Untuk mengetahui cara Pengendalian Hama Ulat Daun Pada Tanaman Kacang Panjang, silakan simak penjelasannya ada artikel berikut ini.

Sebelum tanaman kacang panjang terserang, pencegahan serangan ulat ini dapat dilakukan dengan penanaman secara serempak dan pergiliran tanaman dengan tanaman bukan inang.

Sedangkan serangan ulat yang masih dalam skala ringan dapat dikendalikan dengan pemantauan dan penyiangan secara teratur.

Namun apabila serangan ulat telah mencapai ambang kendali, yaitu terdapat 2 ekor per 8 tanaman yang terserang atau kerusakan daun sudah mencapai 12,5%, anda dapat menggunakan insektisida. Adapun insektisida yang biasa digunakan adalah insektisida dengan bahan aktif monosultap seperti contoh merek dagang TRISULA 450SL yang merupakan insektisida racun kontak, lambung dan sistemik berbentuk larutan dalam air.

Pada artikel kali ini pengendalian hama pada tanaman kacang panjang yang akan kita ulas penjelasannya adalah pengendalian atau penyemprotan pertama kali, yaitu pada tanaman kacang panjang berusia 12 HST, sehingga penyemprotan insektisida ini akan dilakukanĀ  bersamaan denganĀ  pemberian nutrisi tanaman melalui penyemprotan pupuk daun dan ZPT.

BAHAN DAN DOSISNYA

  1. Insektisida berbahan aktif monosultap seperti merek dagang Trisula dengan dosis 0,25 ml/liter air
  2. Gandasil D (pupuk daun) 1,5 sendok makan/16 liter air.
  3. ZPT dengan merek dagang Atonik dengan dosis 1 ml/liter air
  4. Perekat khusus pestisida

CARA APLIKASI

Setelah semua bahan siap, larutkan ke dalam air bersih sesuai dosis kemudian semprotkan ke seluruh bagian tanaman kacang panjang, penyemprotan dimulai dari bawah ke atas.

Waktu penyemprotan sebaiknya dilakukan pada sore hari dimana pada saat itu stomata pada daun tanaman sedang aktif, karena stomata tanaman akan aktif pada pagi hari pukul 7-9 pagi dan sore hari pukul 2-4, dan waktu tersebut sangat baik untuk mengaplikasikan pupuk daun dan ZPT. Akan tetapi untuk penyemprotan pengendalian hama ulat tanpa penambahan pupuk daun dan ZPT, sebaiknya penyemprotan dilakukan lebih sore lagi karena ulat daun ini akan aktif menyerang pada malam hari sehingga insektisida bekerja lebih optimal.

Demikian ulasan mengenai Pengendalian Hama Ulat Daun Pada Tanaman Kacang Panjang, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih kacang panjang, pestisida, pupuk ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube Anak Petani