Dalam budidaya tanaman apa saja memang tak lepas dari gangguan dan serangan hama penyakit, tak terkecuali pada tanaman kacang panjang yang ditanam pada musim hujan. Diantara penyakit yang menyerang tanaman kacang panjang adalah bercak daun.

Bercak daun disebabkan oleh jamur Cercospora canescens ell. et Mart. Jamur ini dapat bertahan hidup sampai dua tahun pada sisa-sisa tanaman sakit di dalam biji. Kondisi lingkungan lembab dengan suhu udara antara 20-24oC sangat cocok untuk berkembangnya jamur ini.

Penyebaran cendawan ini ke tanaman lain dapat dengan perantaraan angin, percikan air, alat pertanian, serangga dan pekerja kebun. Cendawan ini memiliki konidium berwarna putih bening berbentuk gada terbalik dan bersekat. Jamur ini merusak klorofil daun sehingga menyebabkan proses asimilasi berjalan tidak sempurna.

Tanaman kacang panjang yg diserang cendawan ini menunjukkan gejala daunnya berbercak coklat dengan jumlah cukup banyak, bercak berbentuk bulat dengan diameter antara 1-5 mm dan di sekeliling bercak berwarna kuning. Di samping itu, bercak pada permukaan daun bagian bawah berwarna hitam. Pada umumnya, serangan cendawan tersebut banyak terdapat pada daun tua. Pada serangan berat daun akan layu dan gugur. Cendawan ini dapat menyerang polong, tangkai daun, biji dan batang. Pada musim kemarau penyakit ini jarang dijumpai.

Untuk mengetahui Cara Mengatasi Bercak Daun Pada Tanaman Kacang Panjang silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

Bercak daun pada tanaman kacang panjang dapat dikendalikan dengan menyemprotkan fungisida berbahan aktif mancozeb seperti contoh fungisida dengan merek dagang Dithane M-45. Fungisida berbahan aktif mancozeb ini oleh para petani kacang panjang banyak digunakan dan terkenal ampuh untuk mengatasi bercak daun karena fungisida ini bersifat panas.

Penggunaan fungisida ini harus dilakukan sesuai dosis agar dapat bekerja secara optimal. Dosis fungisida untuk mengendalikan bercak daun pada kacang panjang adalah 3 gram per liter air atau sesuaikan saja dengan dosis yang biasanya tertera pada label kemasan.

Tambahkan pula perekat pestisida sesuai dosis agar aplikasi fungisida dapat bekerja secara optimal.

Setelah larutan fungisida siap, semprotkan ke seluruh bagian tanaman kacang panjang terutama pada bagian bawah tanaman karena dari situlah serangan bercak daun dimulai. Waktu penyemprotan sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum embun pada tanaman kering, karena pada saat itu jamur penyebab bercak daun sedang aktif sehingga kinerja fungisida lebih maksimal.

Semprot juga daun yang berguguran akibat terserang bercak daun, karena pada daun tersebut masih terdapat jamur penyebab bercak daun yang dapat menular pada tanaman lainnya.

Setelah 2 hari dari penyemprotan, lakukan pengamatan, jika masih terlihat tanda-tanda serangan bercak daun, lakukan penyemprotan kembali. Akan tetapi penyemprotan ke 2 ini dilakukan menggunakan fungisida dengan bahan aktif azoksistrobin.

Sedangkan jika serangan telah terhenti, tetap lakukan penyemprotan dengan menggunakan fungisida dengan bahan aktif difenokonazol yang bersifat sistemik untuk mengendalikan sisa jamur yang masih berkembang di dalam jaringan tanaman.

Demikian ulasan mengenai Cara Mengatasi Bercak Daun Pada Tanaman Kacang Panjang, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih kacang panjang, pestisida, pupuk ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Anak Petani