Pengendalian Bercak Daun Tomat

Pada musim hujan dengan curah hujan yang tinggi disertai kondisi lingkungan yang lembab seringkali membuat tanaman tomat rentan terhadap serangan berbagai penyakit, diantaranya adalah penyakit bercak daun dimana pada daun tomat terdapat bercak kecil berwarna coklat yang dapat meluas dan menyebabkan daun berlubang. Bercak dicirikan dengan adanya lingkaran yang konsentris.

Penyebab bercak daun ini adalah karena serangan jamur Alternaria solani yang biasanya menyerang di saat musim hujan.

Gejala awal bercak daun ini yaitu timbulnya bercak kecil pada daun bagian bawah, kemudian berkembang dan membesar dengan diameter mencapai kurang lebih 15 mm. Penyakit ini mirip dengan penyakit daun phytophthora infestans.

Penyakit bercak daun karena jamur alternaria solani ini juga biasa disebut dengan bercak daun alternaria atau bercak kering.

Suhu optimum perkembangan penyakit bercak daun ini berkisar antara 28-30 derajat Celcius dengan kelembaban yang tinggi.

Bila tidak segera ditangani, penyakit tersebut akan berdampak pada menurunnya kualitas dan kuantitas hasil panen. Bahkan, terkadang dapat menyebabkan gagal panen. Maka dari itu tindakan pengendalian harus segera dilakukan.

Untuk mengetahui Pengendalian Bercak Daun Tomat, silakan simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Pengendalian penyakit bercak daun yang disebabkan serangan jamur alternaria solani ini dapat dilakukan secara mekanis dan kimiawi.

PENGENDALIAN MEKANIS

Pengendalian secara mekanis adalah pengendalian hama penyakit secara fisik, yakni perlakuan langsung terhadap tanaman baik menggunakan alat tertentu maupun secara manual, misalnya dengan memangkas dan mengumpulkan daun atau bagian tanaman yang terinfeksi kemudian dibakar atau dibuang jauh dari areal penanaman, tujuannya agar penyakit tidak menyebar ke tanaman yang sehat. Selain itu lakukan pula sanitasi kebun, penyiangan atau pembersihan gulma di sekitar tanaman untuk mengurangi kelembaban di areal sekitar penanaman. Keberadaan gulma ini juga bisa menjadi tanaman inang bagi hama penyakit. Lakukan pula pengaturan jarak tanam agar tidak terlalu rapat pada saat penanaman awal agar sinar matahari dapat leluasa masuk di sela-sela tanaman sehingga dapat mengurangi kelembaban.

PENGENDALIAN KIMIAWI

Pengendalian hama penyakit secara kimiawi adalah pengendalian dengan menggunakan zat kimia. Pengendalian hama ini biasa dilakukan dengan penyemprotan zat kimia pada bagian tanaman. Karena penyakit bercak daun ini disebabkan oleh jamur, maka pengendaliannya dapat dilakukan dengan menyemprotkan fungisida berbahan aktif difenokonazol, propineb, mancozeb dan sebagainya. Adapun untuk dosisnya sesuaikan saja dengan yang tertera pada label kemasan.

Cara aplikasinya adalah dengan menyemprotkannya pada seluruh bagian tanaman baik itu tanaman yang sudah terinfeksi ataupun tanaman sehat. Adapun waktu aplikasi penyemprotannya dilakukan pada pagi atau sore hari saat tidak turun hujan.

Demikian ulasan mengenai Pengendalian Bercak Daun Tomat, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli fungisida, benih tomat ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN