Tanaman labu kuning yang ditanam dalam polybag memiliki ketersediaan unsur hara yang terbatas, berbeda dengan tanaman yang ditanam langsung di lahan, hal ini disebabkan karena keterbatasan akar dalam memperoleh unsur hara tersebut. Oleh karena itu pemberian pupuk merupakan hal mutlak yang harus dilakukan agar tanaman dapat tumbuh, berkembang dan berproduksi secara optimal.

Tanaman labu kuning muda/pasca penanaman yang kekurangan unsur hara dapat diketahui dengan mengamati pertumbuhan dan kondisi daun serta batangnya.

Seperti contoh tanaman yang kekurangan unsur hara nitrogen ditandai dengan pertumbuhan daun yang lambat, kerdil dan lemah, daun bagian bawah menguning serta tulang daun akan terlihat pucat.

Tanaman yang kekurangan sulfur/belerang ditandai dengan daun muda yang mengalami klorosis, tanaman tumbuh pendek dan kurus serta terhambat.

Sedangkan tanaman yang kekurangan boron ditandai dengan tunas pucuk mati dan berubah warna menjadi hitam, pertumbuhan batang lambat dengan ruas-ruas batang yang pendek.

Oleh karena itu jika pada tanaman labu kuning menunjukkan gejala-gejala tersebut atau untuk tindakan pencegahan segeralah lakukan pemupukan agar kebutuhan unsur hara tercukupi sehingga tanaman dapat tumbuh, berkembang dan berproduksi secara optimal, mengingat tanaman labu kuning yang ditanam dalam polybag memiliki ketersediaan unsur hara yang terbatas sebagaimana dijelaskan di atas.

Adapun untuk Pemupukan Pertama Labu Kuning dalam Polybag meliputi jenis pupuk, dosis, cara dan waktu aplikasinya adalah sebagai berikut.

JENIS PUPUK

  1.   Pupuk NPK Phonska Plus dengan kandungan NPK + sulfur
  2.   Pupuk UREA dengan kandungan Nitrogen 46%
  3.   Pupuk KNO3 Merah dengan kandungan Nitrogen (N) dari Nitrat (NO3) 15%, Kalium K2O 15%, Natrium (Na) 18%, Boron (B) 0,05%

DOSIS

Dosis pemupukan pertama labu kuning ini adalah menggunakan takaran per 5 liter air karena pupuk akan dicairkan terlebih dahulu untuk diaplikasikan dengan cara dikocorkan.

Adapun dosis pupuk per 5 liter air adalah sebagai berikut :

  1.   Pupuk NPK Phonska Plus, 1 sendok makan atau sekitar 10 gram
  2.   Pupuk UREA, 2 sendok makan atau sekitar 20 gram
  3.   Pupuk KNO3 Merah, 1 sendok makan atau sekitar 10 gram

Masukkan semua pupuk ke dalam 5 liter air, aduk hingga larut dan tercampur merata.  Adapun untuk dosis yang lebih sedikit atau lebih banyak tinggal menyesuaikan dengan dosis tersebut.

CARA DAN WAKTU APLIKASI

Sebagaimana disebutkan di atas pupuk pertama labu kuning ini dilakukan dengan cara dikocorkan, akan tetapi sebelum pupuk diaplikasikan, terlebih dahulu buatlah 2 lubang berjarak 10 cm dari tanaman untuk memasukkan pupuk tersebut.

Kocorkan pupuk yang telah dicairkan tersebut ke dalam lubang yang telah dibuat sebelumnya dengan dosis aplikasinya adalah 220 ml per tanaman atau sekitar 1 gelas air mineral yang dibagi untuk 2 lubang, kemudian tutup kembali.

Adapun waktu aplikasinya yaitu setelah tanaman labu kuning tersebut berumur 7 hari setelah penanaman.

Hasil dari aplikasi pemupukan akan terlihat pada daun yang lebih hijau dan lebar, serta pertumbuhan daun baru yang lebih cepat.

Demikian ulasan mengenai Pemupukan Pertama Labu Kuning dalam Polybag, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pupuk, benih labu kuning ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN