Tanaman kelengkeng yang ditanam dalam pot memiliki ketersediaan unsur hara yang terbatas sehingga pemupukan mutlak dilakukan secara rutin agar kebutuhan unsur hara tanaman tersebut tercukupi, terlebih tanaman kelengkeng pada fase pertumbuhan vegetatif awal ( baru ditanam pada pot ). Pertumbuhan vegetatif ini mencakup pertumbuhan akar, batang, dan daun.

Maka dari itu, untuk mencukupi kebutuhan unsur hara tanaman, pemupukan harus dilakukan dengan tepat sehingga tanaman dapat tumbuh dengan optimal. Pemupukan ini dilakukan 1 minggu setelah penanaman bibit dalam pot. Adapun cara pemupukan kelengkeng dalam pot pasca tanam adalah sebagai berikut :

PERSIAPAN PUPUK

Pupuk yang digunakan adalah NPK, urea dan pupuk kalsium+ZPT. Agar lebih mudah diserap oleh tanaman pupuk ini akan kita aplikasikan dengan cara dikocorkan, adapun dosisnya adalah :

  • 200 gram Pupuk NPK
  • Urea 200 gram
  • Pupuk kalsium+ZPT 1 sendok makan.

Dosis pupuk tersebut di atas untuk dilarutkan pada 3 liter air, dan untuk tanaman dalam pot dengan diameter kurang lebih 50 cm. Untuk pemupukan dengan skala lebih besar, tinggal menyesuaikan dosis tersebut.

Masukkan semua pupuk ke dalam wadah berisi 3 liter air bersih, aduk hingga pupuk benar-benar larut.

CARA APLIKASI

Sebelum pupuk diaplikasikan, terlebih dahulu buat pori atau lubang kecil pada media tanam menggunakan kayu sebesar jari sebanyak 3-4 lubang di sekeliling pangkal tanaman. Tujuannya agar pupuk lebih cepat meresap ke dalam media dan lebih mudah diserap oleh akar tanaman. Siramkan/kocorkan pupuk pada lubang-lubang tersebut, kemudian tutup kembali.

Selain pemupukan tersebut di atas lakukan pula penyemprotan pupuk daun. Pupuk daun ini banyak tersedia di toko-toko pertanian dengan berbagai merek dagang. Sedangkan untuk dosisnya sesuaikan dengan dosis yang tertera pada label kemasan.

Semprotkan pupuk ke seluruh daun, dan usahakan dari bagian bawah daun. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada pagi hari antara pukul 7-9, karena pada jam ini stomata pada daun sedang terbuka.

Setelah 1-2 minggu dari pemupukan biasanya akan terlihat pertumbuhan tunas-tunas baru.

Pemupukan berikutnya dapat dilakukan setiap 2 minggu sekali.

Demikian ulasan mengenai Pemupukan Kelengkeng Dalam Pot Pasca Tanam, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit kelengkeng maupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Sumber : Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN