Pemanfaatan plastik polybag akhir-akhir ini menjadi sebuah solusi untuk membuat sebuah media tanam bagi mereka yang memiliki keterbatasan lahan. Polybag sendiri terbuat dari bahan plastik yang diberi lubang sebagai pori-pori. Fungsinya mirip dengan pot, hanya saja memiliki beberapa perbedaan.

plastik polybag

Dari segi bobot, polybag memiliki ukuran yang ringan serta bisa dilipat. Sementara pot ukurannya lebih berat dan tidak bisa dilipat. Dari segi bentuk pun, polybag memiliki bentuk dan warna yang sama. Sementara pot tidak seragam.

Dari segi fungsi pun terdapat perbedaan. Jika pot lebih banyak digunakan sebagai media hiasan, sementara untuk polybag tidak demikian. Polybag biasanya lebih banyak digunakan sebagai media tanam baik secara sementara atau juga permanen. Sehingga polybag tidak mengedepankan estetika. Itulah mengapa, warna polybag pun didominasi warna gelap.

Keunggulan polybag
Meski tidak memberikan unsur estetika atau keindahan, namun pada dasarnya menanam menggunakan plastik polybag memberikan beberapa keuntungan. dimana dengan menggunakan plastik polybag, sistem aerasinya akan lebih baik jika dibandingkan dengan menggunakan pot. Selain itu, sistem sirkulasi udara yang dibutuhkan tanah serta sistem drainasenya masih lebih baik daripada jika menanam menggunakan pot.

Itulah mengapa, apabila berkeinginan untuk melakuakn cocok tanam dalam jumlah banyak, seperti menanam sayuran, lebih disarankan menggunakan polybag. Mengingat dengan menggunakan polybag, jumlah tanaman yang bisa ditanam lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan pot.

Untuk pot, akan lebih cocok jika digunakan sebagai media tanam tanaman hias. Dimana tujuannya adalah untuk menambah keindahan halaman rumah atau pekarangan. Karena selain bisa memperindah melalui jenis tanaman yang ditanam, pemilihan pot yang berkarakter, akan meningkatkan nilai keindahan tersebut.

Dalam memilih jenis plastik polybag, sebaiknya disesuaikan dengan jenis tanaman yang akan ditanam sebagai contoh, bila hendak menanam cabai, pilihlah polybag berukuran 55 cm x 40 cm x 0.11 mm. Pemilihan jenis polybab ini sangat penting, karena polybag adalah media bagi akar ketika mereka berkembang serta mengambil unsur hara yang ada di dalam tanah yang dibatasi polybag.

Dengan demikian, harus ada cukup ruang bagi tanaman itu, agar bisa berkembang secara optimal. Dalam memilih jenis polybag perlu juga diperhatikan masalah ketahanannya. Hal ini khususnya untuk jenis tanaman yang pada nantinya akan sering dipindah. Tujuannya adalah menghindarkan polybag tersebut mengalami kerusakan seperti sobek saat dipindah. Biasanya, ancaman kerusakan ini akan terjadi pada bagian dinding polybag.

Artikel Terkait

Budidaya Cabe Rawit Di Dalam Polybag Cabai merupakan adalah satu komoditas tanaman hortikultura yang berpengaruh cukup besar dalam perekonomian Indonesia terutama pengaruhnya terhadap ter...
Budidaya Tomat Di Dalam Polybag Tomat atau nama ilmiahnya Solanum lycopersicum merupakan buah yang serbaguna, bisa dimakan langsung atau dibuat jus, juga bisa dijadikan bahan sayuran...
Cara Menanam Kangkung di Polybag Selama ini masih sedikit orang yang mengetahui cara menanam kangkung di polybag. Selama ini orang masih berpikiran bahwa untuk menanam kangkung, harus...