Setelah tanaman padi dipanen tentunya akan menyisakan limbah berupa jerami yang banyak dan bertumpuk di areal persawahan. Limbah jerami ini biasanya hanya dibakar begitu saja oleh para petani.

Sebenarnya limbah jerami ini dapat digunakan sebagai pupuk dasar untuk musim tanam berikutnya dengan melakukan pengomposan terlebih dahulu.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBI) bahwa dalam 1 ton kompos jerami memiliki kandungan hara setara dengan 41,3 kg Urea, 5,8 kg SP36 dan 89,17 kg KCl atau mengandung 136,27 kg NPK per 1 ton kompos jerami kering.

Oleh karena itu akan sangat disayangkan jika limbah jerami ini dibakar begitu saja.

Disamping itu dengan membakar jerami itu sama saja dengan membuang 93% nitrogen dan 20% kalium yang terkandung di dalamnya.

Untuk lebih jelasnya berikut ini kami ulas mengenai cara Pemanfaatan Limbah Jerami Sebagai Pupuk Dasar selengkapnya.

ALAT DAN BAHAN

  • Gancu atau sejenisnya untuk menebar rata jerami
  • Sprayer/alat semprot
  • Dekomposer atau bisa juga menggunakan EM4. Dekomposer adalah merupakan komponen biotik. Dekomposer biasanya disebut pengurai yaitu makhluk hidup heterotrof yang menguraikan zat-zat organik kembali. Sebagai contohnya jamur dan bakteri. Dekomposer mempunyai peranan yang penting dalam ekosistem. Hewan/tumbuhan yang mati akan diuraikan dan dikembalikan ke tanah sehingga menjadi unsur hara/zat anorganik yg penting untuk perkembangan tumbuhan. Selain itu aktivitas pengurai juga dapat menghasilkan gas karbondioksida yang sangat berguna bagi proses fotosintesis.

CARA PENGOMPOSAN

Tebarkan jerami secara merata pada areal persawahan menggunakan gancu ataupun alat sejenisnya.

Setelah itu siapkan dekomposer dengan dosis 100 ml untuk 10 liter air, masukkan ke dalam sprayer, lalu aduk dan campurkan hingga merata.

Semprotkan larutan dekomposer tersebut secara merata pada jerami yang telah ditebar rata sebelumnya.

Demikian ulasan mengenai Pemanfaatan Limbah Jerami Sebagai Pupuk Dasar melalui proses pengomposan. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih, bibit, pupuk, pestisida maupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube ANAK CANGKUL