Pupuk daun adalah istilah bagi pupuk yang cara aplikasinya dilakukan dengan cara penyemprotan ke bagian daun. Jadi pupuk daun bukan pupuk yang berfungsi menumbuhkan daun.

Pupuk daun ini setidaknya memiliki 3 kelebihan jika dibandingkan dengan pupuk akar, antara lain penyerapan unsur hara  yang diberikan berlangsung lebih cepat, pupuk daun mencegah kerusakan tanah lebih lanjut serta memiliki kandungan hara yang lebih lengkap. Berikut ini penjelasan dari masing-masing 3 kelebihan tersebut.

  1.   Penyerapan unsur hara berlangsung lebih cepat

Oleh karena penyerapan berlangsung lebih cepat, maka efeknya terhadap tanaman pun akan lebih cepat terlihat, seperti misalnya pada tanaman akan cepat tumbuh tunas baru. Apa sebabnya? Jawabannya adalah sebagaimana telah kita ketahui bahwa daun adalah dapur tempat memasak unsur hara yang diserap oleh tanaman. Sudah pasti jika pemberian unsur hara dilakukan langsung pada sasaran yaitu daun maka proses transportasinya akan lebih cepat. Bandingkan jika aplikasinya melalui akar, seperti pupuk akar atau pupuk tabur, untuk sampai pada daun, unsur hara tersebut harus melalui akar dan batang terlebih dahulu yang tentunya akan memakan waktu lebih lama.

Aplikasi pupuk melalui daun ini pada hakikatnya adalah memanfaatkan mekanisme alamiah yang ada pada organ daun itu sendiri. Daun memiliki mulut yang dapat membuka dan menutup yang disebut dengan stomata. Stomata membuka berdasarkan ada tidaknya tekanan turgor. Tekanan turgor ditentukan banyak atau tidaknya air dalam daun. Pada siang hari saat cuaca panas terik dan angin yang bertiup kencang akan terjadi banyak penguapan, kondisi ini akan membuat stomata menutup untuk mengurangi penguapan.

Jika kita menyemprotkan pupuk daun ke tanaman, maka tekanan turgor stomata akan naik sehingga stomata akan terbuka secara otomatis dan menyerap cairan pupuk yang disemprotkan.

Untuk pupuk yang mudah menguap seperti pupuk nitrogen akan menguntungkan jika diaplikasikan melalui daun. Cara kerja dalam pengaplikasian pupuk daun juga lebih cepat sehingga masalah kekurangan hara pada tanaman dapat segera teratasi.

Efek pupuk daun yang cepat terlihat pada tanaman yang sedang dalam tahap pemulihan, baik itu setelah panen atau pemulihan setelah serangan hama, aplikasi pupuk dengan unsur N tinggi seperti Gandasil D, Ultradap, KNO Merah dan sebagainya dalam waktu 3-5 hari, membuat daun cepat hijau kembali dan tunas-tunas baru akan cepat bermunculan.

  1.   Mencegah kerusakan tanah lebih lanjut

Penggunaan pupuk daun juga bermanfaat mengurangi kerusakan tanah akibat terus menerus diberi pupuk akar. Sebagaimana kita ketahui, penggunaan pupuk kimia secara terus menerus tanpa diimbangi dengan pupuk organik akan membuat tanah menjadi keras, kering, sulit diolah dan tidak gembur lagi.

Komposisi pupuk daun yang lengkap makro dan mikro, memberikan opsi lain yang cukup baik bagi petani.

  1.   Kandungan unsur hara yang lebih lengkap

Pupuk daun memiliki kandungan unsur hara yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan pupuk akar atau pupuk tabur. Misalnya pupuk akar seperti Urea, SP36, ZA, ZK, KCL dan sebagainya, sebagian besar hanya mengandung unsur hara makro saja. Sedangkan pada kebanyakan pupuk daun memiliki kandungan unsur hara yang lengkap ( makro dan mikro).

Jadi jika kita menemukan tanaman yang kekurangan unsur mikro dan membutuhkan pemulihan cepat, aplikasi pupuk daun menjadi solusi yang tepat.

 

Demikianlah penjelasan mengenai kelebihan dari aplikasi pupuk daun jika dibandingkan dengan pupuk akar. Adapun waktu aplikasi pupuk daun yang tepat adalah pada pagi atau sore hari.

Meskipun demikian aplikasi pupuk melalui akar juga penting untuk dilakukan, keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing dan saling melengkapi.

Semoga artikel mengenai manfaat pupuk daun ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda. Untuk membeli pupuk, ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube PEMUDA BERTANI