Pada saat ini banyak yang memberikan penawaran investasi pohon jati. Dengan biaya yang murah, seseorang bisa memiliki sebuah perkebunan jati yang cukup luas. Penggunaan istilah investasi ini, mengingat dalam proses ini, seseorang tidak bisa langsung mendapatkan keuntungan dari modal yang sudah dikeluarkannya.

Untuk bisa menikmati keuntungan dari proses investasi ini, seseorang harus menunggu beberapa waktu sesuai dengan kesepakatan. Namun demikian, rata-rata waktu tunggu yang dibutuhkan untuk bisa mendapatkan keuntungan dari investasi ini berkisar antara 7-15 tahun.

Proses investasiĀ  pohon jati ini biasanya diawali dengan adanya pihak yang menyediakan lahan untuk ditanami oleh para investor. Investor adalah pihak yang memiliki uang dan berkeinginan untuk meningkatkan nilai uang tersebut melalui sebuah kegiatan perekonomian yang bisa memberikan keuntungan.

Bila seseorang berniat menanamkan modal pada investasi pohon jati ini, mereka akan diberikan kesepakatan. Dalam kesepakatan tersebut berisi luasan lahan yang akan dimiliki oleh investor, berikut dengan jumlah pohon jati yang akan ditanam di lahan tersebut.

investasi pohon jati

Mengapa Pohon Jati

Salah satu pertanyaan penting, apakah nilai lebih investasi pohon jati dibandingkan dengan investasi di bidang lain? Hal ini merupakan sesuatu hal yang wajar. Sebab hal ini menjadi dasar seseorang memilih investasi pohon jati, mengingat nilai uang yang harus dikeluarkan tentu tidaklah sedikit.

Ada beberapa alasan mengapa investasi pohon jati perlu dipertimbangkan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan nilai uang seseorang. Beberapa alasan tersebut antara lain :

  1. Kebutuhan manusia akan pohon yang berkualitas tinggi, setiap waktunya akan selalu bertambah. Sementara persediaan kayu yang berkualitas tinggi seperti jati, cenderung mengalami penurunan. Sehingga, hal ini akan berdampak pada nilai jual produk yang memiliki angka permintaan besar namun barang yang tersedia tidak bisa mengimbanginya. Dimana biasanya dalam situasi ini, akan membuat konsumen bersedia membayar dengan harga lebih untuk barang yang tersedia.
  2. Investor pohon jati tidak perlu repot melakukan perawatan tanaman. Karena semua sudah dikelola oleh mitra yang menjual lahan.
  3. Resiko penurunan nilai investasi sangat kecil dibandingkan dengan investasi saham. Karena semakin lama usia pohon tentu nilainya akan meningkat. Selain itu, investor tidak akan kehilangan hak kepemilikan atas lahan yang digunakan.
  4. Dengan melakukan investasi pohon jati, membantu program pemerintah menciptakan penghijauan. Dengan adanya lahan yang digunakan untuk perkebunan jati, maka akan mencegah munculnya bencana alam seperti tanah longsor atau juga banjir.
  5. Nilai jual pohon jati yang cukup menjanjikan. Dimana perhitungan penjualan pohon jati biasanya dihitung per pohon dan bukan berdasar hitungan kubikasi atau meteran seperti pohon sengon atau mahoni.

Artikel Terkait

Budidaya Jati Solomon Bagi sebagian kalangan, nama jati solomon mungkin masih terdengar asing. Selama ini masyarakat lebih akrab dengan penggunaan istilah kayu jati saja ta...
Mengenal Kayu Suren Kayu suren atau yang memiliki nama ilmiah Toona Sureni, merupakan salah satu jenis kayu yang cukup disukai oleh masyarakat. Jenis kayu ini banyak dima...
Cara Penyemaian Benih Sengon Jika anda ingin menanam bibit sengon yang berkualitas unggul, dengan cara dan trik tertentu anda bisa membuat bibitnya sendiri, dengan membuat bibit s...