Budidaya tanaman jambu air diawali dengan mempersiapkan bibit dari tanaman tersebut. Pembibitan atau perbanyakan tanaman jambu air dapat dilakukan secara generatif (dari bijinya) dan pembibitan secara vegetatif (stek, cangkok, grafting dan sebagainya).

Akan tetapi pada artikel kali ini hanya akan kita ulas mengenai salah satu pembibitan/perbanyakan tanaman jambu air secara vegetatif, yaitu stek atau stek batang. Stek batang adalah metode perbanyakan tanaman dengan menanam potongan batang tanaman induk sehingga akan tumbuh menjadi tanaman yang baru.

Metode stek ini dipilih karena cukup mudah untuk dilakukan dan lebih hemat dalam menggunakan entres dari tanaman induk. Selain itu keuntungan dari stek adalah tanaman yang baru akan memiliki sifat yang sama dengan sifat induknya dan akan lebih cepat berbuah dibandingkan jika ditanam dari bijinya.

Jika pada umumnya media stek yang digunakan adalah tanah akan tetapi pada artikel kali ini akan kita ulas mengenai cara stek dengan media yang berbeda yaitu menggunakan cocopeat.

Cocopeat adalah media tanam yang dibuat dari sabut kelapa yang telah melalui proses sedemikian rupa hingga menjadi semacam serbuk.

Cocopeat banyak dipilih sebagai pengganti tanah karena memiliki sifat yang mudah menyerap dan menyimpan air dan juga memiliki pori-pori yang memudahkan sirkulasi udara.

Cocopeat yang siap digunakan sebagai media tanam saat ini cukup mudah untuk didapatkan di toko-toko pertanian di sekitar anda, atau juga bisa dipesan melalui SentraTani.com.

Untuk lebih jelasnya silakan simak ulasan mengenai Cara Stek Jambu Air Menggunakan Media Cocopeat pada artikel berikut ini.

SIAPKAN ALAT DAN BAHAN

  • Ranting atau dahan jambu airĀ  yang sehat, terhindar dari serangan hama dan penyakit dan juga merupakan tanaman yang produktivitasnya baik dengan usia dahan sedang yaitu tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.
  • Media tanam stek berupa cocopeat. Penting untuk diingat bahwa cocopeat yang dapat digunakan untuk media tanam adalah cocopeat yang sudah disterilkan dari zat tanin yang terkandung di dalamnya, karena zat tanin tersebut dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Cara sederhana untuk menghilangkan zat tanin tersebut adalah dengan mencuci cocopeat. Letakkan cocopeat di atas saringan, alirkan air di atasnya, remas-remas cocopeat hingga air cuciannya jernih, kemudian keringkan dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Sebelum digunakan untuk media tanam stek, basahi terlebih dahulu cocopeat hingga lembab, jangan terlalu basah, yaitu jika dipegang tidak basah akan tetapi dingin/mengandung air.
  • Wadah media tanam berupa cup transparan, gelas plastik bekas air mineral atau wadah sejenis lainnya, dengan syarat memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman nantinya tidak tergenang di dalamnya.

LANGKAH-LANGKAH PENYETEKAN

Potong ujung batang/ranting jambu airĀ  yang akan distek dengan panjang kurang lebih 20-30 cm, pangkas semua daunnya. Dalam pemangkasan daun ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengenai mata tunas yang terdapat di ketiak daun.

Sayat/kupas kulit batang pada pangkal batangnya hingga terkelupas dengan beberapa sayatan.

Masukkan media tanam yaitu cocopeat ke dalam wadah yang telah disiapkan, yaitu berupa cup plastik transparan, gelas bekas air mineral atau wadah sejenis lainnya.

Tancapkan/tanam batang stek pada media tersebut, sedikit padatkan agar batang stek erat tertanam dan tidak goyang.

Letakkan pada tempat yang teduh tidak terkena sinar matahari dan hujan secara langsung.

Setelah stek berumur kurang lebih 2-4 minggu, biasanya sudah mulai tumbuh tunas dan akar, akar akan terlihat jika wadah penyetekan menggunakan gelas bekas air mineral atau wadah transparan.

Demikian ulasan mengenai cara stek jambu air menggunakan media cocopeat, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit jambu air ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi : Channel Youtube Zhi 26