Sambung sisip adalah salah satu jenis teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif yang merupakan modifikasi dari teknik okulasi. Teknik pembibitan ini merupakan proses untuk menghasilkan dahan baru dengan cara menyambungkan dahan muda yang secara teknik menyerupai okulasi, jika okulasi menggunakan mata tunas sebagai sambungannya, sedangkan pada teknik sambung sisip menggunakan ranting muda sebagai sambungannya.

Pada prinsipnya, sambung sisip adalah menggabungkan dua bagian tanaman (organ dan jaringannya) yang masih hidup sedemikian rupa sehingga keduanya dapat bergabung menjadi satu tanaman yang utuh yang memiliki sifat kombinasi antara dua organ atau jaringan yang digabungkan tersebut.

Dua bagian tanaman yang disatukan pada umumnya adalah batang bawah dan batang atas. Bagian batang bawah yang memiliki perakaran dan menerima sambungan disebut dengan rootstock, understock, ataupun stock. Bagian atas yang digunakan untuk menyambung disebut dengan scion.

Berikut ini tahapan Cara Sambung Sisip Tanaman Mangga :

Dalam pembuatan bibit mangga melalui sambung sisip sama seperti grafting, dimana batang atas dan batang bawah harus siap dalam waktu bersamaan, batang bawah bertugas untuk bertanggung jawab dalam sistem perakaran dan batang atas yang didapatkan dari pohon induk untuk kemudian disambungkan ke batang bawah.

PERSIAPAN BATANG BAWAH

Siapkan bibit mangga hasil persemaian dari biji yang batangnya telah sebesar pensil atau lebih dengan tinggi kira-kira 60-70 cm. Pilih bibit yang subur dan pertumbuhannya baik.

PERSIAPAN BATANG ATAS

Siapkan batang atas atau entres yang dipilih dari pohon mangga induk. Pohon induk yang akan diambil batang atasnya harus berasal dari varietas unggul, produktif, sehat serta terbebas dari serangan hama dan penyakit.

  • Ambil entres dari pohon induk berupa cabang yang ujungnya tidak sedang tumbuh ( tidak terdapat daun muda/cabang dorman) dan memiliki tunas-tunas kecil pada ketiak daun.
  • Entres yang baik adalah yang tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda
  • Potong entres pilihan kemudian pangkas semua daun dan rantingnya.

TAHAP PENYAMBUNGAN

Pilih bagian batang yang lurus pada batang bawah, sayat kulit batang bawah sepanjang 3-4 cm dari atas ke bawah, sayatan mengenai kayu tidak apa-apa, potong kulit batang yang sudah tersayat akan tetapi sisakan sedikit di bagian bawahnya yang nantinya akan berfungsi untuk menyisipkan entres.

Entres yang sudah siap untuk disambungkan kemudian disayat kanan kirinya agar membentuk lancip seperti baji, akan tetapi sayatan dibuat lebih panjang sebelah. Irisan dibuat selurus mungkin sehingga saat ditempelkan tidak terdapat rongga dan menempel dengan sempurna.

Tempelkan entres pada sayatan, kemudian ikat sambungan menggunakan plastik PE atau grafting tape atau plastik es lilin. Pengikatan dilakukan dari bawah ke atas, lakukan dengan hati-hati saat mengikat pada mata tunas agar mata tunas tidak patah, ikat hingga seluruh entres tertutup plastik, kemudian ikat. Jika entres yang digunakan agak panjang, setelah sambungan di ikat lanjutkan melilit entres hingga ujung agar semua entres tertutup plastik. Sungkup entres untuk mengurangi penguapan dan agar aman dari air hujan.

Untuk melindungi mata tunas, saat pemangkasan daun pada entres sisakan sedikit batang pangkal daun dimana mata tunas tumbuh pada ketiak daun.

Perlu di ingat bahwa pengikatan harus dilakukan serapat mungkin sehingga tidak terdapat rongga antara plastik pengikat, karena jika masih terdapat rongga akan menjadi tempat terkumpulnya uap air dimana hal ini dapat menyebabkan busuk pada sambungan sehingga sambungan gagal.

Setelah 1 bulan sejak penyambungan biasanya sambungan sudah mulai tumbuh dan pecah tunas, dan pada usia ini batang utama diatas sambungan dipotong agar pertumbuhan entres sambungan lebih cepat.

Demikian ulasan mengenai Cara Sambung Sisip Tanaman Mangga, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit mangga maupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube 4BRC Channel