Agar tanaman buah dapat berbuah maksimal dengan kualitas yang baik seperti yang anda inginkan ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah cara pemupukan tanaman buah.

Dalam pemupukan tanaman buah ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai berikut :

Musim

Buah-buahan akan menghasilkan rasa manis yang maksimal ketika berbuah dan dipanen pada musim kemarau, maka dari itu program pembuahan sebaiknya dilakukan pada akhir musim hujan, dengan harapan tanaman akan berbuah dan panennya pada musim kemarau.

Oleh karena itu pemupukan untuk program pembuahan juga dilakukan pada akhir musim hujan menjelang musim kemarau.

Tujuan pemupukan

Tujuan pemupukan ada beberapa macam, diantaranya adalah untuk pertumbuhan dan pembuahan.

Jika pemupukan ditujukan untuk program pembuahan, pemupukan sebaiknya dilakukan saat tanaman tidak sedang tumbuh tunas-tunas baru, karena penyerapan akan tertuju pada tunas bukan pada buah.

Selanjutnya perhatikan kondisi akar, jika tumbuh akar-akar muda yang baru itu berarti bagus untuk program pembuahan.

Untuk membedakan akar tua dan akar muda sangatlah mudah, akar muda berwarna putih karena baru tumbuh, sedangkan akar tua berwarna coklat.

Akan tetapi bagaimana jika di akhir musim penghujan atau awal musim kemarau banyak tunas yang tumbuh pada tanaman yang akan dilakukan program pembuahan?

Program pembuahan dapat dilanjutkan akan tetapi hasilnya kurang maksimal, hal tersebut bisa disiasati dengan cara membuang tunas-tunas baru yang tumbuh.

Cara Pemupukan

Cara pemupukan tanaman dalam pot, cukup menaburkan pupuk secara merata di sekitar tanaman pada pot, sedangkan untuk tanaman dewasa yang sudah berukuran besar perlu dibuat lubang sedalam 20-30 cm,dengan jarak 50-100 cm dari pokok tanaman, untuk membenamkan pupuk NPK ke dalam tanah, dengan dosis pupuk 1 kg per pohon dan dibagi pada 4 lubang sehingga setiap lubang berisi ΒΌ kg pupuk, kemudian tutup dengan tanah.

Selanjutnya taburkan kotoran unggas diatasnya, alasan memilih kotoran unggas adalah karena banyak mengandung unsur kalium sehingga bisa membuat buah menjadi manis.

Yang juga perlu diperhatikan adalah jika disekitar tanaman banyak ayam yang berkeliaran, sebaiknya dipasang penghalang yang berfungsi untuk melindungi pupuk dari cakaran ayam.

Sortir tunas air yang tumbuh

Dalam waktu antara 1,5-3 bulan setelah dilakukan pemupukan, pada tanaman buah akan muncul bakal bunga dan tunas air, dan yang harus dilakukan adalah memilih tunas air untuk dibuang, akan tetapi jangan sampai salah memilihnya, karena jika masih kecil bentuknya sangat mirip.

Akan tetapi untuk tunas yang ada di ujung ranting (bukan tunas baru) jangan dibuang, karena tunas tersebut akan menggantikan daun tua yang kering.

Demikian cara pemupukan tanaman buah, semoga bermanfaat untuk anda semua, selamat bercocok tanam…

Untuk membeli bibit, benih, pupuk, pestisida dan perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com