Budidaya mentimun sangat singkat, hanya 35-40 hari, sehingga banyak petani tertarik menanamnya, jika tertarik menanamnya anda bisa memulai dengan memilih lokasi penanaman yang tepat serta benih unggul.

Cara budidaya mentimun yang baik adalah sebagai berikut :

Tahap persiapan lahan

Jika lahan benar-benar baru, dibutuhkan waktu hingga 1 bulan dari awal pengolahan sampai lahan siap ditanami. Hal ini dilakukan agar hama dalam tanah mati terjemur matahari.

Untuk tanah dengan pH kurang dari 6 diperlukan pengapuran dengan kapur pertanian, jumlah kapur yang diperlukan 5,8-13 ton/hektar tergantung kadar pH tanah.

Tambahkan pupuk dasar menggunakan pupuk kandang sebanyak 5-10 ton per hektar.   Berikan pula pupuk NPK 480 kg/hektar, ZA 61 kg /hektar dan KCL 81 kg/hektar

Setelah lahan siap buatlah guludan dengan lebar 80-100 cm dan panjang sesuai lokasi penanaman, untuk jarak antar guludan umumnya adalah 60-80 cm.

Guludan selanjutnya ditutup mulsa plastik hitam perak, lalu buatlah lubang tanam, jarak tanam ideal mentimun adalah 40×70 cm pada musim hujan, sedangkan pada musim kemarau bisa dipilih jarak yang lebih rapat yaitu 30×70 cm, kedalaman lubang tanam yaitu 7 cm.

Setelah lubang tanam siap, beri pestisida untuk menekan serangan hama penyakit dari tanah.

Tahap persemaian

Sambil melakukan olah lahan, anda bisa melakukan persemaian benih. Media semai terdiri dari campuran pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1:1, selanjutnya tanam benih sedalam 0,5 cm, setiap lubang semai sebaiknya diisi 1 benih saja.

Taburkan tanah halus atau arang sekam diatas media semai lalu disiram air dan ditutup kertas tisu basah, plastik atau daun pisang selama 2-3 hari sampai berkecambah

Penyiraman dilakukan secukupnya setiap pagi hari, dan dijaga agar media semai tidak kering atau terlalu lembab.

Pupuk NPK 16:16:16 sebanyak 2 gram per liter air kemudian disiramkan ke permukaan persemaian setiap satu minggu.

Setelah bibit memiliki 2-3 daun atau sudah berumur 7-10 hari setelah semai, bibit sudah siap ditanam di lahan.

Penanaman dilakukan dengan melepas bibit dari tempat persemaian kemudian ditanam pada lubang tanam yang sudah dipersiapkan, satu lubang tanam diisi dengan satu bibit dan kemudian bibit disiram air.

Untuk mendapatkan buah yang baik beri lanjaran pada setiap lubang tanam, pemasangan lanjaran dilakukan pada hari ke 4 atau ke 5 setelah tanam. Biasanya setiap lanjaran dari dua tanaman yang bersebelahan diikat ujung atasnya, ini dilakukan agar lanjaran lebih kokoh menopang tanaman dan buah.

Tahap perawatan

Tahap perawatan dalam budidaya mentimun hanya diisi dengan penyiraman air, pembersihan rumput/gulma dan pemberian pupuk susulan.

Untuk penyiraman dilakukan rutin setiap hari sampai umur tanaman satu minggu setelah pindah tanam, pada umur selanjutnya penyiraman dapat dilakukan 5-7 hari sekali.

Sedangkan pembersihan gulma dan rumput liar dilakukan secara rutin.

Untuk pemupukan susulan dilakukan saat tanaman berusia 2 minggu setelah tanam, pupuk yang digunakan adalah PHONSKA sebanyak 130 kg per hektar. Pupuk diletakkan dalam lubang tanam sedalam 5-7 cm dari pangkal batang, selanjutnya pupuk ditutup tanah. Pemupukan susulan juga dapat dilakukan dengan cara dikocor setiap 5-7 hari sekali.

Sebagai pelengkap, anda dapat melakukan penyemprotan pestisida, adapun anjuran penyemprotan dilakukan setiap 3-4 hari sekali pada musim hujan, sedangkan pada musim kemarau setiap 5-7 hari sekali.

Pengendalian hama maupun penyakit dapat dilakukan bersamaan dengan jadwal penyemprotan pupuk susulan.

Tahap pemanenan

Mentimun mulai berbunga pada usia 20 hari setelah tanam dan berbuah 35-40 hari setelah tanam, tergantung varietas.

Panen dapat dilakukan setiap hari selama 1-1,5 bulan, umumnya dari tiap satu tanaman bisa dipetik 1-2 buah tergantung varietas yang ditanam.

Pada varietas tertentu dalam satu hektar penanaman dapat dihasilkan 30-60 ton mentimun siap jual.

Mentimun mudah kehilangan air, maka dari itu setelah dipanen tempatkan timun ditempat yang teduh.

Demikian penjelasan cara budidaya mentimun yang baik versi Kampus Tani semoga bisa menambah wawasan dan menjadi referensi untuk anda.

Untuk membeli benih mentimun silakan kunjungi SentraTani.com

 

Artikel Terkait

Cara Menanam Blewah Agar Cepat Berbuah Blewah (Cucumis melo L.) yang termasuk dalam genus cucumis dari keluarga cucurbitaceae dan masih satu keluarga dengan labu, timun, melon, semangka dan...
Cara Budidaya Melon Yang Benar Buah melon banyak disukai masyarakat karena kesegaran buahnya, hal itulah yang membuat permintaan pasar semakin meningkat, sehingga sangat menguntungk...
Bakal Buah Nangka Rontok, Apa Sebabnya Sering kita jumpai banyak bakal buah nangka yang rontok dan bertebaran di bawah pohon, yang membuat kita bertanya-tanya, kenapa bakal buah nangka ront...
Cara Mengatasi Kelengkeng Sulit Berbuah Buah kelengkeng banyak disukai oleh masyarakat karena rasanya yang manis dan beraroma khas, sehingga banyak dari mereka yang menanamnya sendiri. ...
Cara Menanam Buah Pir Dalam Pot Budidaya buah pir bisa juga dilakukan di Indonesia, karena pada dasarnya tanaman buah pir adalah tanaman sub tropis yang tumbuh di daerah seperti Chin...
Cara Merawat Tanaman Tin Agar Cepat Berbuah Untuk menunjang keberhasilan dalam budidaya buah tin, ada beberapa hal yang harus diperhatikan mulai dari penanaman hingga cara merawat tanaman tin ag...
Penyebab Ujung Daun Durian Kering dan Cara Mengata... Selain hama dan penyakit yang disebabkan mikroorganisme seperti virus, bakteri, jamur atau cendawan, ada pula penyakit fisiologis yang menyerang tanam...
Cara Agar Tanaman Cepat Berbuah Lebat Tanaman buah yang berbuah lebat membuat sang pekebun merasa puas dengan hasil kebunnya. Oleh sebab itu melestarikan tanaman buah itu sangat penting...