Untuk menyediakan bibit alpukat yang bermutu, tepat jenis, tepat waktu dan dalam jumlah banyak dapat dilakukan dengan beberapa langkah, baik itu perbanyakan/pembibitan tanaman secara generatif maupun vegetatif.

Bibit hasil perbanyakan tanaman secara generatif biasanya hanya digunakan untuk batang bawah/rootstock dalam perbanyakan tanaman secara vegetatif seperti grafting, okulasi sambung sisip dan sebagainya, karena jika bibit hasil perbanyakan secara generatif berupa persemaian dari biji langsung ditanam tanpa perlakuan tersebut/vegetatif, meskipun sebenarnya dapat menghasilkan buah akan tetapi memiliki beberapa kekurangan diantaranya tanaman tumbuh tinggi, kualitas buah menyimpang dari induknya, dan untuk berbuah memerlukan waktu yang relatif lama.

Pada kesempatan kali ini akan kita ulas mengenai pembibitan tanaman alpukat melalui persemaian biji/ pembibitan secara generatif dengan media air, dan jika bibit sudah tumbuh pada usia tertentu dapat diberi perlakuan pembibitan secara vegetatif seperti grafting, okulasi sambung sisip dan sebagainya.

Berikut ini ulasan lengkap mengenai Cara Menyemai Biji Alpukat Dengan Media Air :

Penyemaian biji alpukat selain dapat dilakukan pada media air dapat dilakukan pula pada media tanah.

Alat dan bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

  • Biji alpukat
  • Gelas plastik bekas air mineral atau sejenisnya
  • Lidi atau tusuk gigi
  • Bawang merah
  • Air

Adapun langkah-langkah penyemaian biji alpukat adalah sebagai berikut :

  • Langkah pertama siapkan biji alpukat yang sudah benar-benar tua dan tentunya dari alpukat yang berkualitas unggul.
  • Keluarkan biji alpukat dari daging buahnya, dengan cara membelah buah menggunakan pisau, lakukan dengan hati-hati agar tidak melukai biji, cuci hingga bersih dan keringkan menggunakan tisu atau lap.
  • Kupas kulit bijinya hingga bersih.
  • Siapkan larutan bawang merah dengan cara menggepreknya atau bisa juga dengan diparut, masukkan kedalam wadah berisi air, diamkan bawang merah dalam air selama sekitar 10 menit agar hormon perangsang tumbuh akarnya keluar dan menyatu dengan air. Fungsi bawang merah ini adalah untuk merangsang tumbuhnya akar pada biji alpukat.
  • Tusuk 3 atau 4 sisi samping biji menggunakan lidi atau tusuk gigi, sebelum menusuk biji perlu diperhatikan bahwa biji alpukat memiliki sisi lancip dan sisi tumpul, dimana sisi lancip merupakan tempat tumbuhnya tunas dan merupakan sisi atas sedangkan sisi tumpul merupakan sisi bawah yang merupakan tempat tumbuhnya akar, jangan sampai terbalik. Tusuk gigi ini berfungsi untuk menahan biji saat diletakkan pada gelas agar tidak terendam air seluruhnya.
  • Isi gelas plastik bekas air mineral menggunakan air yang telah dicampur dengan larutan bawang merah.
  • Letakkan biji yang telah diberi tusuk gigi pada ketiga sisinya pada gelas air mineral hingga sepertiga biji terendam air.
  • Letakkan ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  • Dalam waktu 4-6 minggu biasanya biji sudah mulai keluar tunas dan akar.
  • Tambahkan air jika volume air berkurang dan tidak mengenai bagian bawah biji.
  • Ganti air dalam gelas setiap 5 hari sekali untuk mencegah tumbuhnya jamur.
  • Setelah bibit berumur 45-55 hari bibit sudah siap dipindah tanam pada pot atau polybag dengan media tanah.

Demikian ulasan mengenai Cara Menyemai Biji Alpukat Dengan Media Air, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit alpukat maupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com