Tanaman seledri bisa diperbanyak dengan cara generatif maupun vegetatif. Perbanyakan generatif yaitu perbanyakan tanaman seledri dengan cara menyemai biji atau benih, sedangkan perbanyakan vegetatif yaitu perbanyakan tanaman seledri dengan anakan atau seledri muda yang tumbuh pada rumpun seledri dewasa.

Perbanyakan vegetatif biasanya dilakukan pada budidaya seledri skala kecil, seperti banyak dilakukan oleh para pehoby karena dengan menanam anakan bisa lebih cepat panen dan tidak perlu melakukan proses penyemaian.

Sedangkan jika menanam seledri dalam skala luas atau sebagai usaha, pilihan terbaik adalah perbanyakan generatif  yaitu dengan menyemai biji, karena dengan cara ini bisa mendapatkan benih seledri dalam jumlah banyak dengan mudah.

Jika penanaman seledri dilakukan dengan perbanyakan generatif, langkah awal yang harus dilakukan adalah memilih dan menentukan benih yang akan ditanam harus berupa benih berkualitas unggul.

Benih seledri berkualitas saat ini sudah banyak tersedia di toko-toko pertanian dengan berbagai varietas. Selain pemilihan benih berkualitas unggul, untuk mendapatkan bibit tanaman yang bagus tentunya perlu ada teknik penyemaian yang tepat, sehingga saat dipindah tanam pada lahan, bibit tidak stres dan dapat tumbuh optimal, di samping itu dengan proses penyemaian terlebih dahulu akan diperoleh keseragaman tanaman dan pertumbuhan tanaman yang kompak dan seragam.

Untuk itu proses penyemaian harus dilakukan dengan sebaik mungkin agar mendapatkan bibit yang baik pula, adapun Cara menyemai Benih Seledri adalah sebagai berikut:

Penyemaian benih seledri dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu penyemaian yang dilakukan pada bedengan dan menggunakan baki semai atau nampan.

  1. Persemaian Benih Menggunakan Bedengan
  • Sebelum disemai biji seledri direndam terlebih dahulu dalam air hangat kuku (50-60 derajat celcius) selama kurang lebih 1 jam.
  • Siapkan tempat yang akan digunakan sebagai wadah persemaian persemaian.
  • Media semai yang digunakan berupa campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1.
  • Medi semai dibentuk seperti bedengan dengan ukuran panjang dan luas bedengan tergantung banyaknya benih yang akan disemai.
  • Untuk menyemai benih buatlah alur berupa garitan di atas bedengan dengan kedalaman kurang lebih 0,5 cm dengan jarak antar antar alur 10-20 cm.
  • Tebarkan benih secara merata ke dalam alur tersebut, akan tetapi berikan jarak antara bibit satu dan lainnya, kemudian tutup tipis dengan tanah lalu siram untuk menjaga kelembaban media semai.
  • Berikan naungan di atas bedengan persemaian menggunakan plastik bening agar persemaian terhindar dari guyuran air hujan dan terik matahari secara langsung.
  • Lakukan penyiraman secara rutin setiap pagi atau sore hari agar kelembaban media semai tetap terjaga. Penyiraman dilakukan secukupnya agar media semai jangan terlalu basah dan jangan terlalu kering.
  • Setelah benih berumur 1 bulan atau setelah tumbuh 3-4 helai daun, bibit seledri siap dipindahkan ke pot, polybag atau ditanam pada lahan penanaman sesungguhnya.
  1. Persemaian Benih Menggunakan Baki Semai atau Nampan
  • Rendam terlebih dahulu biji seledri selama 1 jam dalam air hangat kuku (50-60 derajat celcius) sebelum disemai.
  • Siapkan baki atau nampan yang akan digunakan untuk tempat persemaian.
  • Siapkan media semai berupa campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 2:1. Aduk hingga merata kemudian masukkan ke dalam baki atau nampan.
  • Taburkan benih seledri secara merata di atas media semai, akan tetapi berikan jarak antar benih agar tidak terlalu rapat.
  • Penyiraman persemaian benih dilakukan menggunakan semprotan atau sprayer agar kucuran air tidak terlalu deras yang dapat menggeser susunan benih pada persemaian.
  • Tutup persemaian menggunakan plastik hitam, dengan tujuan untuk menjaga kelembaban persemaian.
  • Lakukan pengamatan setiap 2 hari sekali, jika media semai kering siram kembali menggunakan semprotan.
  • Biasanya benih sudah mulai tumbuh pada hari ke 7-10 dari persemaian. Saat benih sudah tumbuh sekitar 70%, bukalah plastik penutup persemaian.
  • Berikan naungan di atas persemaian menggunakan plastik bening agar persemaian terhindar dari guyuran air hujan dan terik matahari secara langsung.
  • Setelah benih sudah berumur 1 bulan atau sudah tumbuh daun 3-4 helai, benih siap dipindahkan ke pot, polybag atau ditanam pada lahan penanaman sesungguhnya.

Demikian ulasan mengenai cara menyemai benih seledri, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih seledri ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : www.bertaniorganik.com