Bagi pemula yang akan memulai budidaya sawi pasti banyak hal yang belum diketahui, mulai dari persiapan benih, persiapan lahan, pemupukan, pengendalian hama dan lain sebagainya, pada kesempatan kali ini akan kami paparkan tentang cara mengatasi hama pada tanaman sawi.

Adapun jenis hama yang menyerang tanaman sawi dan cara mengatasinya adalah sebagai berikut.

Setelah sawi ditanam dan juga dipupuk menggunakan pupuk kandang atau NPK yang harus dilakukan berikutnya adalah mengontrol tanaman sawi tersebut diserang hama atau tidak.

Jika tanaman sawi yang ditanam diserang hama berupa ulat, belalang dan kupu-kupu maka obat pertanian yang digunakan adalah dengan menyemprotkan BULDOK atau bisa juga menggunakan Regent.

Jika tanaman sawi yang ditanam diserang hama berupa cabuk atau biasa disebut dengan banci ( biasanya berada di bagian belakang daun ) maka obat pertanian yang digunakan adalah dengan menyemprotkan Virtako.

Sedangkan untuk penyuburan daun agar daun sawi lebar dan bagus maka saat penyemprotan pembasmi hama ditambahkan Gandasil D dengan dosis 2 sendok makan dalam satu tangki penyemprotan, jika anda menanam sawi secara organik maka pupuk daun yang bisa anda gunakan adalah GreenTonik yang merupakan pupuk lengkap untuk daun, bunga dan buah.

Adapun untuk dosis dan cara aplikasi obat hama ataupun pupuk daun disesuaikan dengan rekomendasi dari produsen pestisida atau pupuk yang biasanya tertera pada label kemasan.

Demikian cara mengatasi hama pada tanaman sawi, agar tanaman sawi anda mendapatkan hasil panen yang optimal, semoga bermanfaat.

Untuk membeli pupuk pertanian dan pestisida silakan kunjungi SentraTani.com