Mencangkok merupakan salah satu metode perbanyakan tanaman secara vegetatif yang dilakukan dengan cara pengeratan batang pohon induk dan dibungkus dengan media cangkok untuk menumbuhkan akar pada batang yang dikerat tersebut.

Bibit tanaman hasil cangkok memiliki keunggulan tersendiri yakni mempunyai sifat dan kualitas yang sama dengan induknya.

Banyak jenis tanaman buah yang bisa dilakukan perbanyakan dengan cara dicangkok salah satunya adalah jambu kristal. Dalam pencangkokan ini terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan, maka dari itu mari simak Cara Mencangkok Pohon Jambu Kristal berikut ini :

PERSIAPAN MEDIA TANAM

Media tanam ini adalah media tanam yang nantinya akan digunakan untuk menanam bibit hasil cangkokan.

Siapkan pot dengan ukuran diameter 20-25 cm, bisa juga menggunakan polybag, ember, karung dan sebagainya, yang terpenting memiliki lubang di bagian dasarnya yang berfungsi untuk membuang kelebihan air saat penyiraman.

Pot jangan terlalu kecil karena ini bertujuan agar akar-akar segera berkembang leluasa ke segala arah, sehingga nantinya kuat menutrisi bakal buah yang muncul, sebab bibit hasil cangkok itu biasanya belum sampai 2 bulan sejak ditanam sudah mulai latihan berbuah.

Isi pot dengan media tanam berupa campuran tanah dan sekam padi, kemudian diamkan media tanam selama sekitar 1 bulan sembari menunggu cangkokan jadi.

TAHAP PENCANGKOKAN

  • Pilih batang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda yang baik dan sehat dengan diameter 1-2 cm.
  • Kerat cabang yang akan dicangkok sepanjang 2,5 cm, jika menginginkan pencangkokan bertingkat (lebih dari satu cangkokan dalam satu cabang ) maka penyayatan dilakukan secara bertingkat dengan jarak antar sayatan minimal 20 cm, sehingga dalam satu cabang sepanjang 1 meter bisa dibuat 5 cangkokan.
  • Bersihkan lendir/kambium yang ada pada bekas keratan, karena jika tidak dibersihkan kambium akan mengeras membentuk kulit lagi sehingga proses pencangkokan bisa gagal.
  • Aplikasikan perangsang akar untuk mempercepat munculnya akar, dengan cara dioleskan pada pangkal keratan bagian atas.
  • Pencangkokan dilakukan setelah kambium dan keratan kering dengan media cangkok yang sudah dibuat sebelumnya menggunakan kantong plastik. Sedangkan media yang digunakan adalah tanah/tanah humus dan sekam padi/arang sekam dengan perbandingan 1:1. Usakan media jangan terlalu kering dan terlalu basah.
  • Yang perlu diperhatikan adalah pada saat pembungkusan media harus dilakukan serapat mungkin agar tidak kemasukan air hujan, karena jika terlalu becek bisa menyebabkan kebusukan, terutama jika media tanah dicampur dengan kompos sehingga jika media terlalu becek, gas amoniak akan naik dan menyebabkan busuk, maka dari itu bagi pemula sebaiknya menggunakan tanah berpasir biasa saja tanpa campuran apapun. Sedangkan jika selama proses pertumbuhan akar plastik bocor dan terisi air hujan maka sebaiknya buat beberapa lubang pada plastik bagian bawah agar air tidak tergenang di dalam cangkokan.
  • Pada minggu kedua setelah pencangkokan, biasanya akan terlihat keluar akar, Setelah kurang lebih berumur satu bulan, cangkokan bisa dipotong untuk dipisahkan dari induknya.
  • Karena batang yang dicangkok ini berupa batang kecil maka akar yang tumbuh tidak selalu banyak, terlebih pada saat musim hujan atau media yang becek biasanya akar yang tumbuh jumlahnya sedikit.

TAHAP PENANAMAN

Tanam bibit jambu kristal hasil cangkokan pada media pot atau polybag yang telah disiapkan sebelumnya, buat lubang tanam dengan ukuran menyesuaikan bibit, timbun dengan media tanam, sedikit padatkan dan beri penyangga semacam ajir agar tanaman tidak goyah. Kemudian letakkan dibawah naungan akan tetapi usahakan masih terkena sinar matahari pagi, setelah 2 minggu berikutnya baru bisa diletakkan di area yang terkena sinar matahari penuh.

Untuk awal tanam jangan gunakan pupuk apapun, pemupukan dilakukan pada saat tanaman telah berumur 2 bulan.

TAHAP PERAWATAN

Tahap perawatan tanaman jambu kristal dalam pot atau polybag ini meliputi penyiraman dan pemupukan.

Penyiraman dilakukan sebanyak 2 kali pada musim kemarau  yaitu pagi dan sore hari, sedangkan pada saat musim hujan penyiraman dilakukan sesuai dengan kondisi tanaman dan jika media tanam terlihat kering saja.

Pemupukan dilakukan pada saat tanaman berumur 2 bulan dengan menaburkan pupuk NPK 16:16:16 secukupnya saja lalu timbun dengan tanah, satu bulan berikutnya aplikasikan kotoran ayam dan begitu seterusnya hingga 6 bulan. Selanjutnya aplikasikan pupuk perangsang buah seperti KNO merah atau KCL, jika tidak ada cukup gunakan NPK kembali. Selama perawatan 6 bulan pertama bisa juga disemprotkan POC dan pupuk daun sebagai selingan.

Ketika bakal buah sudah seukuran jempol kaki, aplikasikan pupuk NPK dan KCL dengan dosis masing-masing 1 sendok teh per pot/polybag dengan cara dilarutkan dengan air untuk kemudian dikocorkan.

Perlu diingat pengaplikasian pupuk KCL ini dilakukan pada saat bakal buah sudah seukuran jempol kaki, karena jika ukuran bakal buah masih kecil biasanya akan rontok.

Pemupukan menggunakan pupuk KCL dilakukan kembali setelah buah besar yaitu 2-3 minggu sebelum panen, agar buah tumbuh dengan baik dan lebih manis.

Pastikan tanaman tidak kekurangan air saat tanaman sedang berbuah.

Demikian ulasan mengenai Cara Mencangkok Pohon Jambu Kristal, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit jambu kristal ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Tabulampot Fruit