Mencangkok merupakan salah satu metode perbanyakan tanaman secara vegetatif yang dilakukan dengan cara pengeratan batang pohon induk dan dibungkus dengan media cangkok untuk menumbuhkan akar pada batang yang dikerat tersebut.

Metode perbanyakan tanaman buah dengan cara mencangkok umumnya dilakukan untuk mempertahankan sifat dan keunggulan induknya, dimana hal ini tidak dapat dilakukan manakala perbanyakan tanaman tersebut menggunakan biji, karena perbanyakan tanaman menggunakan biji, kualitas hasil buah yang diperoleh saat dipanen terkadang tidak sama dengan induknya.

Bibit tanaman hasil cangkok memiliki keunggulan tersendiri, diantaranya adalah tanaman hasil cangkok lebih cepat berbuah dibandingkan dengan perbanyakan tanaman yang dilakukan menggunakan biji (generatif), mempunyai sifat dan kualitas yang sama dengan induknya, tingkat keberhasilan budidayanya tinggi, ukuran pohon dapat diatur sehingga tidak terlalu tinggi dan masih banyak lagi keunggulan-keunggulan lainnya.

Waktu yang tepat untuk mencangkok tanaman, khususnya untuk tanaman buah, sebaiknya ketika tanaman sudah selesai masa panen buah, karena pencangkokan pada saat tersebut, selain untuk mendapatkan bibit yang baik juga untuk meremajakan dahan pada pohon indukan. Pencangkokan baik pula jika dilakukan pada musim penghujan.

Jika anda tertarik untuk melakukan perbanyakan tanaman dengan metode cangkok, berikut ini ulasan Cara Mencangkok Pohon Jambu Air Yang Benar.

  • Siapkan media untuk mencangkok dengan komposisi sebagai berikut :
    1. 20% tanah gembur, fungsinya untuk menambah kepadatan media
    2. 40% cocopeat, fungsinya untuk menjaga kelembaban media, karena bisa menyimpan air dengan baik
    3. 30% cocofiber/serat-serat panjangnya cocopeat, fungsinya agar media tidak
    4. 10% pupuk kompos
    5. 100 mg vitamin B1 yang dilarutkan kedalam 1,5 liter air
  • Campurkan semua bahan hingga merata kemudian siram hingga basah menggunakan air larutan vitamin B1.
  • Pilih batang yang akan dicangkok dari tanaman induk, pemilihan batang ini merupakan hal penting karena nantinya akan menentukan kualitas bibit hasil cangkok setelah ditanam. Syarat batang yang akan dicangkok yaitu harus dari tanaman induk yang produktif, berumur 2 tahun lebih, terbebas dari serangan hama dan penyakit.
  • Kerat batang yang telah dipilih menggunakan pisau tajam yang tidak berkarat dengan dua keratan berjarak ┬ásekitar 4-5 cm, kemudian kupas kulitnya dan kerok kambiumnya hingga benar-benar kering. Jika pohon yang dicangkok adalah tanaman bergetah seperti pohon mangga maka setelah dikerat dan dikupas kulitnya didiamkan terlebih dahulu 3-4 hari hingga getahnya kering kemudian baru dikerok kambiumnya.
  • Siapkan plastik transparan untuk membungkus media cangkok, kemudian ikat bagian bawahnya tepat di bawah cangkokan menggunakan tali rafia.
  • Oleskan bawang merah pada keratan bagian atas untuk merangsang tumbuhnya akar
  • Ambil media untuk cangkok yang telah disiapkan, kepalkan dan bungkuskan melingkar pada batang yang dicangkok, kemudian tutup dengan plastik dan ikat bagian atasnya hingga benar-benar rapat sehingga air hujan tidak bisa masuk.
  • Dengan aplikasi larutan vitamin B1 pada media, biasanya akar akan tumbuh setelah usia cangkokan 2 minggu.

Saat cangkokan jambu air sudah berumur 2,5-3 bulan atau saat akar yang tumbuh sudah bagus dan terlihat cokelat, saatnya untuk turun cangkok dan ditanam baik dalam pot, polybag atau ditanam pada lahan.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Hasil Cangkokan Jambu Air, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit jambu air madu maupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube saipul annuar,sp