Tanaman kenanga masuk dalam keluarga Annonaceae, tanaman bunga kenanga pada umumnya berbatang besar hingga mencapai diameter 70 cm dengan tinggi mencapai 25 meter lebih.

Tanaman kenanga dapat tumbuh di mana saja, akan tumbuh maksimal dan rajin berbunga jika ditanam pada lahan yang subur beriklim panas dan pada ketinggian 25-1000 mdpl seperti di wilayah Jawa Tengah.

Diantara cara perbanyakan tanaman bunga kenanga yang banyak dipilih adalah dengan cara cangkok.

Cangkok banyak dipilih oleh para pembudidaya karena memiliki keunggulan dibandingkan teknik perbanyakan tanaman yang lainnya, diantara keunggulannya adalah mempunyai sifat yang sama dengan induknya, sehingga jika bibit cangkok diambil dari indukan yang berkualitas unggul maka bibit hasil cangkok akan mewarisi sifat unggul tersebut, tingkat keberhasilannya tinggi, akan lebih cepat berbunga, pohon hasil cangkok  tidak terlalu tinggi bahkan bisa diatur sesuai keinginan dan sebagainya.

Untuk mengetahui cara mencangkok bunga kenanga selengkapnya mari simak ulasannya berikut ini.

ALAT DAN BAHAN

  • Pisau yang tajam
  • Tanah lapisan atas/tanah humus untuk media cangkok
  • Bawang merah sebagai perangsang akar
  • Plastik pembungkus, pilih yang agak tebal kira-kira 0,3 mm
  • Tali pengikat/rafia

PEMILIHAN POHON INDUKAN

Langkah selanjutnya adalah pemilihan pohon kenanga yang akan diambil dahannya untuk dicangkok, pilih pohon induk yang berkualitas unggul, sehat dan bebas dari serangan hama serta penyakit. Dari  pohon tersebut pilihlah dahan yang telah tua.

TAHAP PENCANGKOKAN

  • Buat 2 keratan melingkar dengan jarak 5-10 cm pada batang yang telah dipilih, kemudian kupas kulit batang pohon di antara keratan tersebut.
  • Kerok bagian yang dikupas kulitnya hingga kambium atau lendirnya benar-benar bersih dan kering, agar lebih cepat bersih dan kering bisa gunakan lap menggunakan kain bersih.
  • Potong bawang merah menjadi 2, oleskan pada batang yang telah dikupas bersih secara merata, fungsinya yaitu untuk mempercepat tumbuhnya akar, diamkan selama 15-30 menit.
  • Siapkan plastik transparan untuk membungkus media cangkok, kemudian ikat bagian bawahnya tepat di bawah keratan menggunakan tali rafia.
  • Ambil tanah/media cangkok yang telah disiapkan, kepalkan dan bungkuskan melingkar pada batang yang dicangkok, kemudian tutup dengan plastik dan ikat bagian atasnya hingga benar-benar rapat sehingga air hujan tidak bisa masuk.  

Pencangkokan sebaiknya dilakukan pada musim hujan karena tingkat keberhasilannya lebih tinggi dibandingkan pencangkokan saat musim kemarau. Akar pada cangkokan biasanya akan tumbuh setelah 1-1,5 bulan sejak pencangkokan, dan jika akar sudah tumbuh banyak dan dirasa cukup, cangkokan dapat dipotong dan siap ditanam.

Demikian ulasan mengenai cara mencangkok bunga kenanga, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit bunga kenanga ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Sumber : Channel Youtube Anak Petani