Dalam budidaya tanaman pare, pemupukan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan dengan tujuan untuk mencukupi kebutuhan unsur hara yang diperlukan tanaman sehingga pertumbuhan dan produksinya dapat optimal.

Pemupukan tanaman pare terbagi menjadi 2 fase yaitu fase vegetatif dan fase generatif, fase vegetatif adalah fase pertumbuhan tanaman sedangkan fase generatif adalah fase dimana tanaman memasuki proses pembuahan.

Akan tetapi pada artikel kali ini akan kita ulas mengenai cara pemupukan tanaman pare pada fase generatif atau saat tanaman memasuki tahap pembuahan, meliputi jenis pupuk yang diberikan, dosis dan cara aplikasinya, berikut ini penjelasan selengkapnya :

JENIS PUPUK DAN DOSIS

  • Pupuk NPK dengan dosis 20 gr/liter air.
  • Pupuk KCL dengan dosis 10 gr/liter air.
  • Pupuk SP dengan dosis 10 gr/liter air.

CARA APLIKASI

Cara aplikasi pupuk tanaman pare pada fase generatif ini dilakukan dengan cara dikocor atau disiramkan ke tanaman, sehingga pupuk-pupuk tersebut perlu dilarutkan ke dalam air terlebih dahulu.

Setelah semua pupuk siap dan telah ditakar sesuai dosis dan kebutuhan, campurkan semua pupuk kemudian masukkan ke dalam air aduk hingga benar-benar larut.

Aplikasikan pupuk tersebut di sekitar pangkal tanaman dengan cara mengocorkan/menyiramkannya dengan dosis 500 ml untuk setiap tanaman.

Pemupukan ini dilakukan setiap 1 minggu sekali.

Pupuk-pupuk tersebut di atas dipilih karena memiliki banyak kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman pare pada fase generatif diantaranya yaitu phosphate dan kalium.

Demikian ulasan mengenai cara pemupukan tanaman pare, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih pare ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Sumber : Channel Youtube Anak Petani