Budidaya tanaman vanili tidak sesulit yang dibayangkan bahkan selain dapat ditanam langsung pada lahan dapat pula ditanam dalam pot, namun meskipun demikian ketelatenan dan ketekunan dalam perawatannya sangat diperlukan.

Untuk mengetahui Cara Menanam Vanili di Pot, silakan simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

PERSIAPAN BIBIT

Pembibitan atau perbanyakan tanaman vanili dapat dilakukan secara generatif dan vegetatif. Pembibitan secara generatif dilakukan menggunakan biji vanili, sedangkan pembibitan vegetatif dapat dilakukan menggunakan stek, baik itu stek pendek atau stek panjang. Namun penggunaan stek lebih baik karena lebih mudah.

Untuk mengetahui cara pembibitan vanili secara lengkap silakan baca artikel kami sebelumnya yaitu Pembibitan Vanili.

PERSIAPAN POT

Hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan pot adalah pastikan bahwa pot tersebut memiliki lubang di dasar pot yang berfungsi mengalirkan sisa air setelah penyiraman agar akar tidak terendam.

Pot yang baik harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk aliran drainase dan memudahkan pengawasan agar akar tanaman tidak menembus tanah, jika pot yang anda miliki tidak memiliki kaki, gunakan batu bata atau yang sejenisnya untuk mengganti kaki pot. Pot yang digunakan paling tidak berdiameter 40 cm.

PERSIAPAN MEDIA TANAM

Syarat media tanam tabulampot yang baik yaitu harus bisa menyimpan air dan memasok nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

Media tanam yang sering digunakan antara lain sabut kelapa cacah yang bisa didapatkan dari limbah penjual es kelapa dan sudah dijemur, coco fiber, arang sekam dan kompos.

Tanaman vanili ini masih satu jenis dengan keluarga anggrek dimana keduanya dapat hidup tanpa media tanah.

TAHAP PENANAMAN BIBIT

Sebelum memasukkan media tanam pada pot, letakkan pecahan genteng atau batu bata pada dasar pot, satu lapis saja. Pasang tiang panjat tepat di tengah pot, atur sedemikian rupa agar tidak mudah roboh. Tiang panjat ini biasanya dibuat dari paralon berdiameter 2 inch setinggi 1,5 meter yang dibalut dengan cocofiber dan arang kayu pada sebagiannya, kemudian ditutup menggunakan kawat ayakan pasir untuk merapikannya.

Kemudian isi pot dengan media tanam yang sudah disiapkan yaitu campuran dari sabut kelapa cacah, cocofiber dan arang sekam hingga setengah tinggi pot.

Masukkan bibit ke dalam pot, buka polybag bibit tanaman, lakukan dengan hati-hati dan usahakan media tanam dalam polybag tidak pecah, dan juga akar tidak rusak apalagi putus karena dapat mengakibatkan infeksi dan busuk batang.

Dalam 1 pot ukuran 40 tersebut dapat ditanami dengan 4 bibit. Letakkan bibit disekeliling tiang panjat, dan usahakan posisi tunas yang tumbuh berada di dekat tiang panjat. Tutup Kembali menggunakan media yang sama dan pada bagian atas ditutup menggunakan kompos. Siram perlahan hingga aliran air dan kompos memenuhi rongga-rongga dalam pot. Tambahkan arang kayu satu lapis dan di atasnya ditutup dengan kompos dan siram kembali hingga merata.

Demikian ulasan mengenai cara menanam vanili di pot, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit tanaman vanili, ataupun perlengkapan lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Tukang Kebon