Cara menanam tomat anti gagal kira-kira sebagai berikut:

Tahap persiapan lahan

  1. Lahan harus dibajak atau dicangkul agar subur
  2. Buat bedengan dengan lebar 110-120cm, jarak antar bedengan 60-80cm, tinggi bedengan 40-50cm, namaun jika pengairan terbatas tinggi bedengan cukup 30 cm
  3. Dua minggu sebelum tanam netrakan pH tanah dengan kapur pertanian
  4. Setelah itu beri pupuk dasar kimia yaitu NPK,ZA,SUPERPHOS dan KCL dengan perbadingan 5:2:4:5 lalu tambahkan racun insektisida dan aduk secara merata
  5. Tutup bedengan dengan mulsa hitam perak, pemasangan mulsa sebaiknya dilakukan pada siang hari saat matahari terik agar mulsa dapat ditarik dan dikembangkan maksimal

Cara Menanam Tomat Anti Gagal

Tahap persemaian

Tahap persemaian bisa berbarengan dengan pengolahan lahan

  1. Gunakan media semai berupa polibag dari campuran tanah, pupuk organik,ditambah TSP atau SP-36 yang dihaluskan serta insektisida.
  2. Masukkan satu benih dalam polibag dengan kedalaman semai o,5 cm lalu tutup dengan tanah
  3. Untuk mempercepat perkecambahan, persemaian ditutup dengan plastik berwarna gelap dan diberi sungkup dari plastik transparan dengan tinggi minimal 50cm
  4. Sekitar 3-4 hari plastik penutup persemaian dibuka, biasanya benih telah berkecambah ditandai dengan munculnya kecambah keatas permukaan tanah
  5. Bila tidak hujan setiap pagi plastik digulung dan menjelang sore dipasang kembali
  6. Bila dperlukan persemaian disiram secara merata
  7. Antara 3-5 hari sekali semprot dengan campuran pupuk daun, racun fungisida dan insektisida, untuk memacu pertumbuhan dan mencegah bibit terserang hama dan peyakit.

 

Tahap perawatan

  1. Setelah memiliki daun sejati 4 helai atau atau umur 14-17 hari setelah semai bibit tomat siap dipindah tanam
  2. Satu hari sebelum pindah tanam buat lubang tanam pada mulsa, jarak tanam ideal tomat yaitu 50-60 cm dalam barisan dan 60-70 cm antar barisan
  3. Setelah itu bibit ditanam pada lubang tanam
  4. Lakukan penyiraman setelah selesai penanaman
  5. Kemudian pasang lanjaran agar pohon tomat tidak roboh diterpa angin ataupun hujan, pemasangan lanjaran dilakukan 1-7 hari setelah penanaman supaya tidak mengganggu perakaran tanaman
  6. Agar pertumbuhan tomat seragam perlu dilakukan penanaman kembali untuk mengganti tanaman yang mati, paling lambat 10 hari setelah tanam
  7. Kecukupan air sangat penting ketika tanaman masuk masa pembungaan dan pembentukan buah
  8. Kecukupan unsur hara (pemupukan) juga harus dierhatikan agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang optimal
  9. Lakukan pemotongan tunas yang ada di sela-sela daun kwcil,hal ini dilakukan ketika tunas masih kecil
  10. Pengendalian hama dan penyakit serta penyiangan atau pencabutan gulma dan rumput juga harus diperhatikan, pengendalain dilakkan dengan penyemprotan racun pestisida secara berkala sesuai rekomendasi produsen pestisida hama yang rutin menyerang tomat adalah kutu kebul dan ulat buah sedangkan penyakitnya yaitu layu bakteri, layu fosarium dan gemini virus atau virus kuning. Penggunaan fungisida dan insektisida sebaiknya tidak terus-menerus menggunakan satu bahan aktif tapi diselang-seling dengan beberapa merek yang bahan aktif dan cara kerjanya berbeda, untuk menghindari kekebalan hama dan penyakit

Tahap pemanenan

Kriteria tomat yang dapat dipanen bisa dilihat dari kulit buah yang sudah berubah dari hijau menjadi kekuningan.

Proses panen terbaik yaitu pagi atau sore hari saat cuaca cerah, bila siang hari dapat meningkatkan penguapan air dari buah yang dipetik, kondisi tersebut bisa menyebabkan penurunan daya simpan hasil panen.

Demikian kira-kira Cara menanam tomat anti gagal mudah-mudahan tulisan kami di atas dapat dijadikan sebagai referensi untuk anda semua.

Untuk membeli benih tomat silakan kunjungi SentraTani.com.

Artikel Terkait

Cara Penyemaian Benih Sengon Jika anda ingin menanam bibit sengon yang berkualitas unggul, dengan cara dan trik tertentu anda bisa membuat bibitnya sendiri, dengan membuat bibit s...
Cara Menanam Dan Merawat Pepaya California Cara menanam dan merawat pepaya california harus dilakukan dengan benar dan konsisten agar mencapai tingkat produksi yang sempurna.   D...
Cara Menanam Kangkung Hidroponik Bagi mereka yang mengetahui cara menanam kangkung hidroponik, tentu akan mendapatkan nilai keuntungan yang lebih besar. Hal ini karena di sebagian mas...
Budidaya Tomat Di Dalam Polybag Tomat atau nama ilmiahnya Solanum lycopersicum merupakan buah yang serbaguna, bisa dimakan langsung atau dibuat jus, juga bisa dijadikan bahan sayuran...
Budidaya Kangkung Darat Budidaya kangkung darat pada saat ini sudah mulai dikenal di masyarakat. Kangkung darat merupakan satu dari dua jenis kangkung, selain kangkung air. P...
Budidaya Sayur Bayam Bayam adalaha jenis sayuran yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena sayuran ini banyak mengadung vitamin dan mineral. Ada tiga jenis bayam yang ...
Keuntungan Budidaya Jagung Manis Selama ini banyak orang yang ragu untuk melakukan budidaya jagung manis. Hal ini karena menanam jagung manis, memiliki resiko yang lebih tinggi daripa...
Potensi Budidaya Cabe Cabe merupakan salah satu komoditi yang cukup akrab bagi masyarakat Indonesia.  Itulah mengapa, banyak orang yang tertarik untuk melakukan budidaya ca...