Tanaman strawberry akan tumbuh subur dan berbuah lebat jika ditanam di daerah dengan suhu udara dingin. Namun sebenarnya strawberry juga dapat ditanam di daerah panas, tentunya dengan cara penanaman yang benar sehingga dapat tumbuh sehat dan berbuah lebat.

Menanam tanaman strawberry dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, diantaranya yaitu :

  1. Melalui persemaian biji/benih
  2. Melalui sulur atau stolon dari tanaman strawberry yang sudah ada
  3. Melalui tunas anakan yang juga bisa didapatkan dari tanaman strawberry yang sudah ada.

Pada artikel kali ini akan kita ulas mengenai cara menanam strawberry di daerah panas menggunakan bibit dari tunas anakan, berikut ini penjelasan selengkapnya.

MENYIAPKAN BIBIT DARI TUNAS ANAKAN

Untuk mendapatkan bibit dari tunas anakan dapat diperoleh dari rumpun tanaman strawberry yang sudah ada.

Cara mengambil bibit dari tunas anakan yaitu dengan membongkar rumpun tanaman strawberry menggunakan cangkul jika tanaman ditanam pada lahan, sedangkan jika tanaman strawberry ditanam di polybag dilakukan dengan melepaskan polybagnya.

Setelah itu rumpunĀ  tanaman induk dibagi menjadi beberapa bagian berdasarkan tunas anakan yang ada beserta akarnya. Untuk memudahkan pemisahannya bersihkan akar dari tanah menggunakan air hingga bersih sehingga pemisahan anakan dapat dilakukan dengan mudah.

PERSIAPAN MEDIA TANAM

Tanaman strawberry sangat menyukai media tanam yang subur dan mengandung unsur organik tinggi. Tanaman ini juga akan tumbuh dengan baik ketika ditanam pada media tanam yang bersifat porous (Porous adalah sifat tanah yang mempunyai pori-pori dalam jumlah banyak sehingga kemampuan menyerap air tinggi).

Untuk membuat media tanam dengan kondisi tersebut, gunakanlah tanah gembur yang dicampur dengan pupuk kandang yang telah matang/melalui proses fermentasi yang ditandai dengan ciri fisiknya yang gembur, tidak berbau dan berwarna hitam.

Campurkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1, dan masukkan pada polybag.

TAHAP PENANAMAN

Setelah bibit dan media tanam dalam polybag siap, saatnya melakukan penanaman. Buat lubang tanam pada polybag, tanam bibit pada lubang tanam tersebut, tanam satu bibit pada setiap polybag, tutup kembali menggunakan media yang sama. Padatkan perlahan agar bibit erat tertanam dan tidak mudah rebah.

Taburkan garam inggris/garam epsom sebanyak Ā½ sendok teh per tanaman di sekitar pangkal tanaman strawberry. Garam inggris ini mengandung magnesium sulfat tinggi yang sangat dibutuhkan oleh tanaman, yaitu berfungsi untuk membantu proses pertumbuhan tanaman, membantu adaptasi pindah tanaman, menjaga tanaman dari hama, menyuburkan tanaman dan mempercepat pembuahan.

Garam inggris ini tidak memiliki efek samping jika pengaplikasiannya sesuai dosis dan sewajarnya. Namun jika diberikan terlalu dekat dengan batang maka batang tanaman akan menjadi lapuk. Dan jika diberikan terlalu banyak tanaman akan mudah busuk.

Garam inggris ini bisa didapatkan di apotik atau toko-toko kimia di sekitar anda.

Setelah selesai penanaman, lakukan penyiraman, penyiraman ini cukup dilakukan sampai media tanamnya lembab saja karena tanaman strawberry tidak menyukai media tanam yang terlalu basah apalagi sampai becek, yang dapat menyebabkan tanaman terlambat pertumbuhannya bahkan dapat menyebabkan kematian.

Setelah itu letakkan di tempat teduh yang terhindar dari sinar matahari secara langsung sampai tanaman strawberry ini benar-benar tumbuh dengan subur.

Demikianlah ulasan mengenai cara menanam strawberry di daerah panas, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih strawberry ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi : Channel Youtube Bertani Buah