Jeruk Dekopon merupakan varietas jeruk yang berasal dari Jepang. Rasa buahnya sangat manis dan tanpa biji. Kelebihan lainnya adalah ukuran buahnya besar bahkan bisa mencapai 1kg. Buah yang dipetik setengah matang saja sudah manis, apalagi kalau sampai matang di pohon.

Jeruk dekopon termasuk tanaman genjah, atau tanaman yang cepat berbuah. Baik ditanam di dataran tinggi maupun dataran rendah. Dapat ditanam dalam pot maupun pada lahan langsung. Jika ditanam di pekarangan rumah juga sekaligus dapat digunakan sebagai hiasan karena saat berbuah tanaman akan terlihat cantik.

Jika anda tertarik untuk membudidayakannya, mari simak penjelasan lengkap mengenai cara menanam jeruk dekopon berikut ini.

PERSIAPAN BIBIT

Bibit tanaman merupakan hal salah satu hal yang sangat menentukan keberhasilan budidayanya, maka dari itu pilihlah bibit yang kita tahu persis sifat-sifatnya, sehat, dan juga bebas dari hama dan penyakit tanaman.

Sebaiknya pilihlah bibit hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok, grafting ataupun okulasi. Kelebihan bibit hasil vegetatif yaitu sifat tanamannya bisa dipastikan, karena sama dengan sifat induknya. Sehingga keberhasilannya lebih mudah diprediksi. Selain itu, bibit jeruk dekopon hasil perbanyakan vegetatif lebih cepat berbuah.

PERSIAPAN LUBANG TANAM

Pembuatan lubang tanam harus dipersiapkan dengan baik dan benar. Lubang tanam sangat menentukan perkembangan awal bibit jeruk dekopon setelah ditanam di lahan, karena media tanam pada lubang tanam merupakan tumpuan hidup pada awal masa pertumbuhan bibit tanaman jeruk dekopon di lahan.

Buat lubang tanam dengan ukuran 50x50x50 cm, semakin lebar dan dalam akan semakin baik, mengapa demikian? karena dengan ukuran yang lebih lebar maka media tanam yang dimasukkan pada lubang tanam akan lebih banyak sehingga cadangan makanan yang dibutuhkan untuk perkembangan awal bibit jeruk dekopon juga lebih banyak dan juga akar akan lebih leluasa.

Gali tanah pada lahan dengan ukuran yang telah ditentukan yaitu panjang dan lebar 50 cm dan kedalaman 50 cm. Pada saat penggalian pisahkan tanah galian ¾ bagian atas dan ¼ bagian bawah.

Tanah galian 3/4 bagian atas dicampur dengan pupuk dasar berupa kotoran kambing yang telah matang/ telah difermentasi untuk dijadikan media tanam dengan perbandingan 1:1.

Campurkan pupuk kandang dengan tanah galian ¾ bagian atas, aduk hingga merata.

Setelah dicampur hingga merata, masukkan pada lubang tanam, siram media tanam dengan air secukupnya.

Diamkan selama kurang lebih 1 bulan dan lubang tanam siap ditanami bibit jeruk dekopon.

Adapun ¼ tanah galian yang masih tersisa nantinya digunakan untuk penutup lapisan atas setelah dilakukan penanaman bibit, tujuannya untuk menutupi tanah agar tidak segera tumbuh rumput atau gulma, karena pada tanah galian 1/4 bagian bawah tidak terdapat biji-biji gulma dan akar-akar rumput sehingga lebih lama untuk tumbuh rumput dan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan bibit jeruk dekopon.

TAHAP PENANAMAN

Letakkan bibit tepat di tengah-tengah lubang tanam, buka polybagnya, lakukan dengan hati-hati dan usahakan media tanam dalam polybag tidak pecah tujuannya adalah agar setelah ditanam tanaman tidak stres.

Atur peletakan agar tanaman tegak lurus/tidak miring, timbun dengan media tanam yang tersisa hingga pangkal batang. Buat gundukan pada pangkal batang tanaman agar lebih tinggi dari permukaan tanah sekitar, tujuannya adalah agar pada saat musim hujan tidak terdapat genangan air di sekitar tanaman yang dapat menyebabkan busuknya akar.

Padatkan perlahan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang, kemudian siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.

Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari terutama pada saat musim kemarau.

Demikian ulasan mengenai cara menanam jeruk dekopon, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit tanaman jeruk ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube Kebun Hijao