Cara Menanam Selada Secara Organik

Dari berbagai macam jenis sayuran, selada merupakan salah satu diantaranya yang banyak diminati. Selada biasanya dikonsumsi untuk dibuat salad atau lalapan dan jarang dimasak untuk dijadikan sayur.

Jika Anda juga termasuk penggemar selada, tidak ada salahnya jika mencoba menanamnya sendiri, sehingga dapat menikmati selada dari hasil penanaman sendiri dan dapat dengan mudah memetiknya kapan saja.

Menanam selada cukup mudah, sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan bagi Anda yang tidak memiliki lahan luas dapat menanam selada di polybag atau di pekarangan sekitar rumah.

Selain itu selada juga dapat ditanam secara organik, sehingga  selain untuk mempertahankan keseimbangan kondisi alamiah lingkungan dan menghasilkan sayuran yang sehat dan aman, tapi juga untuk mempertahankan kontinuitas penggunaan lahan pertanian.

Adapun Cara Menanam Selada Secara Organik selengkapnya adalah sebagai berikut.

PERSIAPAN BENIH DAN BIBIT

Langkah awal dalam memulai menanam selada adalah menyiapkan benih berkualitas unggul. Dimana benih unggul ini memiliki daya tumbuh yang tinggi dan ketahanan yang baik terhadap serangan hama penyakit, sehingga keberhasilan budidayanya lebih menjanjikan.

Benih-benih selada berkualitas saat ini sudah banyak tersedia di toko-toko pertanian, seperti di SentraTani.com.

Sebelum ditanam, benih selada sebaiknya disemai terlebih dahulu agar mendapatkan bibit tanaman yang bagus. Cara semai benih selada cukup mudah, namun diperlukan ketelatenan dan teknik khusus agar benih yang disemai dapat tumbuh menjadi bibit yang subur dan sehat.

Untuk mengetahui cara semai benih selada silakan baca pada artikel Kampus Tani sebelumnya yaitu Cara Semai Benih Selada.

Bibit selada hasil persemaian benih siap dipindah tanam setelah berumur 21 hari sejak penyemaian, atau ditandai dengan bibit yang telah memiliki 3 helai daun.

Related Post

PENANAMAN DAN PERAWATAN

Menanam selada secara organik dapat dilakukan pada polybag/pot dan juga dapat ditanam langsung di lahan. Akan tetapi pada kesempatan kali ini, Kampus Tani akan mengulas salah satunya yaitu menanam selada organik di polybag.

Terlebih dahulu siapkan wadah untuk media tanam berupa polybag, dengan syarat memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar kelebihan air siraman nantinya dapat keluar melalui lubang tersebut dan tidak menggenang di dalamnya.

Selanjutnya siapkan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 1:1, campurkan semua bahan hingga merata, kemudian masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag .

Tanam bibit selada pada polybag dengan menanam 1 bibit pada setiap polybag, kemudian siram cukup hingga media lembab saja, jangan sampai terlalu basah berlebihan.

Lakukan penyiraman secara rutin yaitu pada pagi dan sore hari, terutama pada saat tanaman berada pada fase pertumbuhan awal.

Bersihkan gulma atau rumput liar yang tumbuh pada media di polybag, dengan cara mencabutnya, karena rumput ini berpotensi merebut unsur hara dari dalam polybag, mengingat unsur hara yang tersedia dalam polybag sangat terbatas. Selain itu bersihkan pula rumput liar yang tumbuh di lahan sekitar polybag, karena keberadaan rumput tersebut bisa menjadi tanaman inang dari hama penyakit.

Pemupukan pada tanaman selada juga penting untuk dilakukan agar kebutuhan unsur haranya tercukupi, mengingat unsur hara yang tersedia dalam polybag sangat terbatas. Pupuk yang digunakan tentunya adalah pupuk organik yaitu pupuk kompos atau pupuk kandang. Pupuk kandang yang digunakan adalah pupuk kandang yang telah melalui proses fermentasi atau pupuk kandang yang telah matang yang ditandai dengan ciri fisiknya yang gembur, tidak berbau dan berwarna hitam.

Tanaman selada dapat dipanen setelah berumur 2 bulan, caranya yaitu dengan mencabut batang tanaman beserta akarnya atau memotong pangkal batang.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Selada Secara Organik, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Untuk membeli benih selada ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.