Meskipun terkenal pahit, namun pare/paria termasuk jenis sayuran yang banyak dikonsumsi, karena pare memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, misalnya meningkatkan produksi ASI, menambah nafsu makan dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh, sehingga pare memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang cukup menjanjikan, permintaan pare yang tinggi di pasaran tentu menguntungkan bagi petani untuk membudidayakannya.

Selain dapat ditanam langsung di lahan, tanaman pare ini juga dapat ditanam pada polybag dan dapat di letakkan di pekarangan sekitar rumah anda.

Budidaya tanaman pare dalam polybag ini tidak sesulit yang dibayangkan, meskipun demikian ketelatenan dalam budidayanya juga diperlukan.

Jika anda tertarik untuk menanamnya, berikut ini penjelasan lengkap mengenai cara menanam pare dalam polybag.

PERSIAPAN BENIH

Sebelum memulai menanam pare, hal penting yang harus dilakukan adalah memilih benih berkualitas unggul, karena benih unggul merupakan salah satu penunjang keberhasilan dalam budidayanya. Benih pare berkualitas unggul kini sangat mudah didapatkan di toko-toko pertanian di sekitar anda baik itu offline atau online seperti SentraTani.com.

TAHAP PENYEMAIAN

Untuk menunjang keberhasilan budidayanya selain benih yang berkualitas tentunya perlu adanya teknik penyemaian untuk mendapatkan bibit tanaman yang bagus, sehingga saat ditanam, bibit tidak stres dan dapat tumbuh optimal, di samping itu dengan proses penyemaian terlebih dahulu akan diperoleh keseragaman tanaman dan pertumbuhan tanaman yang kompak dan seragam.

Proses semai diawali dengan penyiapan media semai berupa campuran tanah yang sudah diayak dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1, aduk semua bahan hingga merata.

Masukkan media semai tersebut ke dalam wadah persemaian seperti baki persemaian atau sejenisnya, taburkan sedikit garam inggris secara merata diatas permukaan media semai, campurkan dengan media semai bagian atas agar merata, pemberian garam inggris jangan terlalu banyak karena dapat menyebabkan busuknya biji pare yang disemai.

Garam inggris ini mengandung magnesium sulfat tinggi yang sangat dibutuhkan oleh tanaman, yaitu berfungsi untuk membantu proses pertumbuhan tanaman, membantu adaptasi pindah tanaman, menjaga tanaman dari hama, menyuburkan tanaman dan mempercepat pembuahan.

Taburkan benih pare secara merata pada media semai sesuai kebutuhan, tutup menggunakan media semai yang sama agar benih yang disemaikan terhindar dari serangan serangga seperti semut.

Siram persemaian benih pare secukupnya saja sampai cukup hanya sampai media lembab, jangan terlalu basah karena dapat mengakibatkan benih pare menjadi busuk.

Letakkan persemaian pada tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung, dan guyuran air hujan.

Benih dalam persemaian biasanya akan tumbuh dalam 5-7 hari sejak penyemaian.

Setelah benih tumbuh letakkan di tempat yang terkena sinar matahari pagi, penyiraman persemaian dilakukan hanya jika media semai terlihat kering saja.

Bibit hasil persemaian dapat dipindah pada polybag setelah memiliki 4 daun atau berumur 2-3 minggu setelah penyemaian.

TAHAP PENANAMAN

Sembari menunggu bibit siap pindah tanam, siapkan wadah untuk media tanam berupa polybag, dengan syarat memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman nantinya tidak menggenang di dalamnya.

Selanjutnya siapkan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1, campurkan semua bahan hingga merata, kemudian masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag .

Tanam bibit pare pada polybag dengan menanam 1 bibit pare pada setiap polybag, kemudian siram hingga lembab.

TAHAP PERAWATAN

Setelah ditanam tanaman pare memerlukan perawatan agar dapat tumbuh dan berbuah secara optimal, diantara perawatan tanaman pare yang harus dilakukan diantaranya adalah sebagai berikut.

Pemasangan ajir

Tanaman pare memerlukan turus atau ajir berupa para-para untuk merambatkan batang tanaman, para-para akan mempermudah proses pemanenan karena buah akan menggantung pada para-para, pembuatan para-para dilakukan sesegera mungkin setelah penanaman.

Penyiraman

Lakukan penyiraman secara rutin yaitu pada pagi hari sebelum jam 8 atau pada sore hari diatas jam 5 sore.

Pemupukan

Pemupukan tanaman pare ini dilakukan menggunakan pupuk kandang. Pupuk kandang yang digunakan adalah pupuk kandang yang telah melalui proses fermentasi atau pupuk kandang yang telah matang yang ditandai dengan ciri fisiknya yang gembur, tidak berbau dan berwarna hitam.

Agar mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan penyemprotan menggunakan larutan garam inggris ke seluruh bagian tanaman pare, penyemprotan ini dapat dilakukan 5 hari sekali. Selain untuk menyuburkan dan melebatkan buah pare, garam inggris ini mampu menghindarkan tanaman pare dari serangan hama.

Demikian ulasan mengenai cara menanam pare dalam polybag, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih pare ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube Bertani Buah