Pada masa sekarang ini jika diperhatikan banyak yang mulai tertarik dan mulai menanam sayuran ataupun tanaman pertanian lainnya, terutama dalam skala kecil yang biasanya hanya beberapa pohon yang ditanam di pekarangan rumah untuk memanfaatkan lahan kosong. Dan meskipun masih pemula, tapi banyak dari mereka yang berhasil.

Lantas bagaimana jika yang ditanam tersebut adalah tanaman kedelai, apakah dapat tumbuh dengan baik dan bagaimana caranya?

Menanam kedelai cukup mudah untuk dilakukan serta tidak memerlukan keahlian khusus dan pula tidak memerlukan syarat-syarat penanaman yang rumit, bahkan selain dapat ditanam pada lahan persawahan, juga dapat ditanam pada polybag dan ditempatkan di pekarangan rumah, sehingga pemantauan dan perawatannya lebih mudah dilakukan.

Untuk mengetahui penjelasan lengkap mengenai cara menanam kedelai di polybag, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

PERSIAPAN BENIH

Sebelum memulai menanam kedelai, hal penting yang harus dilakukan adalah memilih benih berkualitas unggul, karena benih unggul memiliki daya tumbuh yang tinggi serta ketahanan yang baik terhadap serangan hama dan penyakit, sehingga keberhasilan budidayanya lebih tinggi.

Salah satu varietas benih yang dianjurkan adalah benih kedelai varietas anjasmoro, varietas ini adalah varietas kedelai nasional yang banyak digunakan oleh para petani di Indonesia.

Benih kedelai berkualitas unggul kini sangat mudah didapatkan di toko-toko pertanian di sekitar anda baik itu offline atau online seperti SentraTani.com.

TAHAP PENANAMAN

Tahap penanaman kedelai diawali dengan menyiapkan media tanam, media tanam yang digunakan berupa campuran tanah subur dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1, campurkan semua bahan dengan mengaduknya hingga merata, kemudian masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag berukuran 50×50 cm hingga setengah tinggi polybag, dan sisa polybag dilipat.

Polybag yang digunakan harus memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman nantinya tidak menggenang di dalamnya.

Tanam benih/biji kedelai pada polybag berisi media tanam, buat lubang tanam tepat di tengah polybag, tanam 5 biji kedelai pada setiap lubang polybag dan tutup kembali, kemudian ikuti dengan penyiraman.

Letakkan polybag di tempat yang mendapatkan sinar matahari secara langsung. Benih kedelai akan mulai tumbuh setelah 2-3 hari sejak penanaman.

TAHAP PERAWATAN

Tanaman kedelai yang ditanam dalam pot membutuhkan pasokan air namun tidak berlebih, oleh karena itu lakukan penyiraman rutin 2 kali sehari pada pagi dan sore hari atau menyesuaikan dengan kondisi cuaca.

Hama yang biasa menyerang tanaman kedelai adalah hama belalang yang memakan daun, sedangkan penyakit yang biasanya menyerang adalah fusarium dan rebah kecambah. Untuk mengendalikan hama serta penyakit tersebut sebaiknya menggunakan pestisida organik, terlebih jika penanaman dilakukan di pekarangan sekitar rumah karena selain lebih ramah terhadap lingkungan juga menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat tentunya.

Pada usia 40 hari setelah tanam, tanaman kedelai yang ditanam pada polybag sudah mulai berbunga.

Tanaman kedelai ini memiliki umur panen yaitu 90 hari setelah tanam. Kedelai yang sudah siap panen ditandai dengan polong yang sudah menguning dan daunnya sudah mengering.

Demikian ulasan mengenai cara menanam kedelai di polybag, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih kedelai ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube Croppiz Com