Brokoli merupakan tanaman sejenis kol yang mengandung banyak nutrisi, biasanya brokoli ditanam di dataran tinggi, menanam brokoli tidak sulit hanya membutuhkan ketekunan.

Berikut tahapan-tahapan cara menanam dan merawat brokoli.

Tahap pengolahan lahan

Gemburkan lahan dengan cara ditraktor atau dicangkul.

Buat bedengan dengan ukuran lebar 100 cm, jarak antar bedengan 40 cm, tinggi 35 cm, sedangkan panjangnya disesuaikan dengan lahan yang digunakan.

PH tanah disarankan 5,5 dan jika lebih rendah diberikan kapur pertanian, kemudian beri pupuk kandang dengan jumlah secukupnya sesuai dengan luas lahan.

Tahap persemaian dan pindah tanam

Persemaian dapat dilakukan dengan 2 cara, pertama disebar di atas bedengan dan kedua menggunakan wadah plastik persemaian.

Media semai yang digunakan yaitu campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.

Masukkan benih satu persatu kedalam media semai sedalam 0,5-1 cm dan tutup tipis dengan tanah, siram benih secara rutin setiap pagi dan sore. Untuk mempercepat perkecambahan tutup persemaian dengan plastik berwarna gelap.

Pindah bibit brokoli ke bedengan dengan jarak tanam 50 cm.

Tahap perawatan

Tahap ini meliputi penanaman kembali, penyiangan rumput serta pengendalian hama dan penyakit.

Penanaman kembali dilakukan untuk mengganti tanaman yang mati atau gagal tumbuh.

Penyiraman dilakukan 2-4 kali seminggu.

Sedangkan penyiangan rumput dilakukan 3 kali yaitu, penyiangan pertama dilakukan pada 7-10 hari setelah tanam, penyiangan kedua 20 hari setelah tanam dan penyiangan ketiga dilakukan pada 30-35 hari setelah tanam.

Untuk mengendalikan serangan hama dan penyakit dilakukan penyemprotan racun pestisida  setiap 2 minggu sekali.

Hama yang biasa menyerang brokoli yaitu ulat daun dan ulat tanah, sedangkan penyakit yang biasa menyerang adalah akar bengkak.

Kemudian berikan pupuk susulan dengan dosis sebagai berikut.

Tahap pemanenan

Pada umur 55-100 hari setelah tanam brokoli sudah bisa dipanen, sebelum dilakukan penyortiran, brokoli yang sudah dipanen diletakkan ditempat yang teduh, penyortiran ini dilakukan berdasarkan ukuran bunga brokoli.

Demikian penjelasan singkat cara menanam dan merawat brokoli, semoga bermanfaat.

Untuk membeli benih brokoli silakan kunjungi SentraTani.com  

Artikel Terkait

Cara Budidaya Buncis Agar Berbuah Lebat Buncis merupakan salah satu bahan utama dari berbagai ragam menu hidangan nusantara, karena itu pasar buncis diyakini tidak pernah sepi, selain untuk ...
Cara Menanam Tomat Di Dataran Rendah Sekarang menanam tomat tidak harus di dataran tinggi atau di pegunungan, di dataran rendah yang berhawa panas pun bisa dilakukan, karena sekarang suda...
Cara Budidaya Kubis Yang Benar Kubis banyak digunakan oleh masyarakat sebagai bahan berbagai olahan masakan, maka dari itu potensi kubis cukup baik, dan memberikan keuntungan lebih ...
Cara Menanam Wortel Yang Baik Dan Benar Wortel merupakan sayuran sumber vitamin A, tanaman wortel paling cocok ditanam di dataran tinggi dengan ketinggian 1000-1200 mdpl dan tanah yang menga...
Cara Budidaya Pare Agar Berbuah Lebat Meskipun terkenal pahit, namun pare atau dikenal dengan paria termasuk jenis sayuran yang banyak dikonsumsi, karena pare memiliki banyak manfaat bagi ...
Cara Menanam Tomat Di Dataran Tinggi Budidaya tomat sangat menjanjikan untuk diusahakan, karena permintaan pasar terus merangkak naik,yang mana hal ini ditandai dengan meningkatnya produk...
Cara Budidaya Cabe Agar Hasil Melimpah Masyarakat Indonesia sebagian besar menyukai makanan pedas yang tidak lain rasa pedas tersebut menggunakan bahan utama cabe, oleh karena itu permintaa...
Cara Menanam Bayam Di Polybag Bayam merupakan sayuran yang disukai banyak orang, dari kalangan anak-anak sampai  dewasa bahkan orang tua menyukainya, cara menanamnya pun mudah sehi...