Stek tanaman kelengkeng biasanya menggunakan wadah media yang berukuran kecil seperti cup atau gelas plastik transparan dan disungkup menggunakan plastik hingga tumbuh tunas dan akar.

Bibit kelengkeng hasil stek batang dapat dipindah tanam pada media tanam yang lebih besar jika tanaman sudah benar-benar sudah siap dipindahkan dengan melihat kondisi bibit tersebut.

Pemindahan bibit kelengkeng hasil stek harus dilakukan dengan benar agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan tidak layu bahkan mati, mengingat akar bibit tanaman tersebut masih baru.

Untuk itu mari simak ulasan lengkap mengenai Cara Menanam Bibit Kelengkeng Hasil Stek berikut ini.

CIRI-CIRI BIBIT SIAP PINDAH TANAM

Bibit kelengkeng hasil stek batang dapat dipindah tanam pada media tanam yang lebih besar jika bibit tanaman sudah berumur 1 bulan sejak penyetekan atau sudah benar-benar tumbuh dengan baik yang ditandai dengan tumbuhnya tunas-tunas baru dan akar yang telah tumbuh banyak. Pertumbuhan akar ini akan tampak jika saat penyetekan menggunakan wadah media yang transparan seperti cup atau gelas plastik.

Pemindahan bibit pada media yang lebih besar ini juga berfungsi agar pertumbuhan akar dan tanaman lebih optimal karena dengan media yang lebih besar akar akan lebih leluasa dalam mendapatkan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

LANGKAH-LANGKAH PENANAMAN

Sebelum melakukan penanaman bibit pada media tanam yang baru, terlebih dahulu siapkan media tanamnya. Media tanam yang digunakan yaitu tanah humus dan arang sekam dengan perbandingan 1:1, campurkan dengan mengaduknya hingga merata. Masukkan media tanam tersebut ke dalam wadah seperti polybag atau pot yang lebih besar dari wadah sebelumnya. Masukkan media tanam setengahnya terlebih dahulu.

Keluarkan bibit tanaman dari wadah penanaman sebelumnya secara hati-hati jangan sampai media tanamnya pecah, apalagi sampai merusak perakaran.

Letakkan bibit beserta medianya pada wadah yang baru, kemudian tutup menggunakan media hingga penuh, sedikit padatkan agar bibit erat tertanam dan tidak goyang, kemudian siram media menggunakan air hingga media basah merata akan tetapi jangan sampai becek.

Sungkup kembali menggunakan plastik transparan sebagaimana penyungkupan saat melakukan stek, akan tetapi gunakanlah plastik yang lebih besar dan tidak perlu diikat. Tujuan penyungkupan ini adalah agar tanaman tidak layu. Letakkan pada tempat yang teduh tidak terkena sinar matahari dan hujan secara langsung agar tanaman tidak stres.

Sungkup dapat dibuka setelah 3 hari sejak penanaman.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Bibit Kelengkeng Hasil Stek, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit tanaman kelengkeng berbagai jenis ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube AGS Chanel