Pohon anggur biasanya tumbuh merambat dengan buah yang banyak bergantungan. Namun berbeda dengan anggur brazil/jaboticaba, dimana buah anggurnya tumbuh langsung pada batangnya. Inilah yang membuat penampilan pohon ini sangat tidak biasa. Buahnya berbentuk bulat dan berukuran kecil, sekitar seruas ibu jari. Sama seperti anggur, jaboticaba berkulit ungu, dengan daging buah seperti agar-agar merah muda dan berisi 1-4 biji.

Anggur Brazil atau Jaboticaba pertama kali dibawa oleh orang Belanda untuk ditanam di Kebun Raya Cibodas dan Kebun Raya Bogor.

Untuk memulai membudidayakan anggur basil, ketersediaan bibit merupakan hal penting yang harus dimiliki. Bibit anggur brasil banyak dijual di toko-toko bibit tanaman seperti SentraTani.com.

Bibit tanaman anggur brazil yang dibeli secara online apalagi dikirim dari jarak yang jauh dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan bibit tanaman menjadi stres, bahkan terkadang daunnya layu, kering dan berguguran, maka dari itu bibit tanaman yang dibeli secara online harus segera dilakukan penanganan khusus saat bibit tiba.

Karena jika penanganan setelah bibit tiba tidak dilakukan dengan benar, pertumbuhan bibit menjadi kurang optimal bahkan mati.

Akan tetapi hal tersebut tidak menjadi masalah karena dengan penanganan yang tepat, bibit akan segera sehat kembali dan dapat tumbuh dengan optimal.

Adapun Cara Menanam Bibit Anggur Brazil Pasca Pembelian Online yang baik agar bibit yang dibeli secara online dapat tumbuh dengan optimal adalah sebagai berikut.

Sebelum bibit tanaman anggur brazil ditanam pada lahan penanaman, terlebih dahulu biarkan bibit menyesuaikan dengan kondisi lingkungan, karena bisa saja kondisi lingkungan dan cuaca di daerah pembibitan dan daerah tempat anda akan menanamnya berbeda, sehingga penyesuaian perlu dilakukan.

Proses penyesuaian bibit yang perlu dilakukan yaitu karantina, maksudnya adalah penanaman sementara pada polybag sebelum bibit ditanam pada lahan sebenarnya.

Untuk penanaman sementara pada polybag langkah-langkahnya adalah, siapkan polybag dengan ukuran disesuaikan dengan ukuran bibit, siapkan pula media tanam dengan komposisi tanah gembur yang subur, kompos, pasir dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1:1, campurkan semua bahan hingga merata kemudian masukkan pada polybag, pengisian polybag tidak perlu terlalu penuh, karena merupakan media tanam sementara saja.

Buka polybag bibit secara hati-hati agar media dalam polybag bibit tidak pecah, tanam bibit pada polybag tersebut beserta media tanamnya.

Letakkan bibit tanaman di tempat teduh atau bisa juga diletakkan di bawah naungan paranet.

Siram menggunakan air yang telah dicampur dengan ZPT bawang merah agar tanaman tidak stres, mempercepat adaptasi tanaman dan mempercepat tumbuhnya tunas baru, karena bawang merah mengandung Vitamin B1 (Thiamin) dan Allicin yang berguna untuk pertumbuhan tunas. Selain itu umbi bawang merah juga mengandung ZPT Auxin dan Rhizokalin yang dapat merangsang pertumbuhan akar tanaman. Dosis ZPT bawang merah yang digunakan adalah 100 ml untuk dilarutkan ke dalam 3 liter air. Untuk mengetahui cara membuat ZPT bawang merah silakan simak pada artikel sebelumnya yaitu Cara Membuat ZPT dari Bawang Merah.

Proses karantina ini dilakukan selama 2-3 minggu untuk proses pemulihan dan perawatan bibit.

Setelah dikarantina selama 2-3 minggu, biasanya bibit sudah pulih, segar kembali serta muncul tunas baru dan bibit sudah bisa ditanam langsung pada lahan atau polybag yang lebih besar.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Bibit Anggur Brazil Pasca Pembelian Online, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit tanaman anggur brazil/jaboticaba ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube ALAM ORGANIK