Tanaman bayam merupakan tanaman sayuran yang mudah dibudidayakan. Tanaman ini diperbanyak melalui biji. Tanaman bayam tidak memiliki syarat tumbuh tertentu dan bisa tumbuh dimanapun dengan berbagai macam kondisi dan jenis tanah, tanaman bayam memerlukan sinar matahari secara penuh dengan pH tanah netral. Tanaman ini tidak mengenal musim sehingga bisa ditanam sepanjang tahun dan akan tumbuh baik hingga ketinggian 1000 mdpl.

Jika anda tidak memiliki lahan yang luas untuk menanam sayuran, seperti bayam, hal tersebut bukan menjadi kendala, anda bisa menanamnya dalam pot, yang bisa di letakkan di sekitar rumah, sehingga anda bisa mencukupi kebutuhan sayur keluarga melalui tangan anda sendiri.

Jika anda tertarik untuk membudidayakannya, berikut ini cara menanam bayam di pot :

Tahap persiapan benih

Sebelum memulai menanam bayam, hal penting yang harus dilakukan adalah memilih benih berkualitas unggul, karena benih yang unggul merupakan salah satu penunjang dalam keberhasilan budidayanya. Benih berkualitas saat ini sangat mudah untuk didapatkan baik itu di toko pertanian offline ataupun online seperti SentraTani.com

Tahap persiapan pot dan media tanam

Siapkan wadah untuk media tanam berupa pot, syarat pot yang digunakanĀ  adalah memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman atau air hujan tidak menggenang di dalamnya.

Selanjutnya siapkan media tanam dengan komposisi tanah, arang sekam dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1:1, kemudian masukkan media tanam ke dalam pot.

Tambahkan juga pupuk NPK sebanyak 1 sendok makan untuk pot besar dan setengahnya untuk pot kecil. Campurkan pupuk NPK secara merata dengan media tanam yang lain, kemudian siram media tanam dalam pot hingga benar-benar basah.

Tahap penanaman dan perawatan

Benih bayam tidak melalui proses penyemaian, melainkan langsung ditanam dalam media tanam.

Cara penanamannya adalah dengan menaburkan benih bayam pada pot secara merata, jangan terlalu banyak agar populasi tidak terlalu padat, tutup benih dengan lapisan arang sekam secara tipis kemudian disiram air.

Letakkan pot pada tempat yang terhindar dari guyuran air hujan.

Selang 2-3 hari benih bayam sudah tumbuh, agar pertumbuhannya baik jaga kebutuhan air dan pupuknya.

Penyiraman cukupĀ  dilakukan 1 kali sehari, yaitu pagi atau sore hari.

Pemupukan menggunakan pupuk NPK diberikan setiap 5-7 hari sekali dengan sistem kocor. Caranya adalah dengan melarutkan pupuk NPK ke dalam air dengan dosis 1 gram per liter, kemudian kocorkan atau siramkan.

Tahap pemanenan

Dalam waktu 20-25 hari sejak penaburan benih, tanaman bayam sudah dapat dipanen.

Demikian ulasan cara menanam bayam di pot, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih bayam ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube PANAH MERAH TV