ZPT atau zat perangsang tumbuh alami dapat dibuat dari berbagai macam bahan alami, diantaranya adalah bonggol pisang dan air kelapa.

Bonggol pisang dan air kelapa dapat digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan ZPT atau zat pengatur tumbuh, karena kedua bahan tersebut mengandung hormon ZPT atau zat pengatur tumbuh yaitu giberelin dan sitokinin, yang sangat berperan untuk memacu pertumbuhan tanaman, sehingga bonggol pisang dan air kelapa ini akan sangat baik untuk digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan ZPT.

Akan tetapi sebelum bonggol pisang dan air kelapa digunakan sebagai ZPT, keduanya harus diolah terlebih dahulu agar dapat diperoleh manfaat yang lebih optimal.

Untuk mengetahui cara membuat ZPT alami dari bonggol pisang dan air kelapa, silakan simak penjelasan selengkapnya pada artikel berikut ini

ALAT DAN BAHAN

  • 1 kg bonggol pisang
  • 1,5 liter air kelapa dari kelapa sedang tidak muda dan tidak tua atau yang kulitnya belum kering
  • 1/2 tutup botol EM4 Pertanian sebagai bahan bakteri pengurai
  • 3 tutup botol gula merah yang dicairkan
  • Wadah kedap udara seperti toples dan sebagainya

PROSES PEMBUATAN

Haluskan bonggol pisang, dengan cara ditumbuk dan tidak disarankan menggunakan blender untuk menghaluskannya, karena bonggol pisang bertekstur keras dan dikhawatirkan akan merusak blender.

Untuk memudahkan dalam penumbukan, terlebih dahulu potong-potong bonggol pisang menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.

Setelah proses penumbukan selesai, masukkan ke dalam wadah kedap udara yang telah disiapkan, tambahkan 1,5 liter air kelapa, 1/2 tutup botol bakteri pengurai EM4 Pertanian, dan 3 tutup botol gula merah yang dicairkan, kemudian aduk sambil diremas-remas hingga merata.

Selanjutnya tutup rapat hingga kedap udara karena proses fermentasi dilakukan secara anaerob, simpan di tempat yang teduh selama 7-14 hari untuk proses fermentasi.

Buka tutup media penyimpanan setiap hari untuk membuang gas selama proses fermentasi. Dan setelah 7-14 hari fermentasi ZPT alami dari bonggol pisang dan air kelapa siap untuk digunakan.

CARA DAN DOSIS APLIKASI PADA TANAMAN

Sebelum ZPT diaplikasikan terlebih dahulu diencerkan dengan air bersih dengan perbandingan 1:10, misalnya untuk 100 ml ZPT dicampurkan dengan 1 liter air.

ZPT alami ini dapat diaplikasikan pada biji dan stek batang tanaman dengan cara direndam, yang fungsinya untuk mempercepat pertumbuhan tunas dan akar pada stek batang tanaman.

Bisa juga diaplikasikan dengan cara di spray ke batang dan daun tanaman, dan juga bisa dikocorkan langsung ke media tanam.

Jika digunakan sebagai pupuk, ZPT alami ini dapat diaplikasikan dengan interval 1 minggu sekali.

Demikian ulasan mengenai cara membuat ZPT alami, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli ZPT, pupuk organik, pestisida ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube Lombok Organik