Air kelapa dapat digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan pupuk organik cair atau POC. Air kelapa ini dipilih karena mengandung unsur-unsur hara dan zat yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Unsur hara yang terkandung di dalam air kelapa adalah unsur kalium, sedangkan zat perangsang tumbuh yang terdapat didalamnya adalah sitokinin dan giberelin yang sangat berperan untuk memacu pertumbuhan tanaman, sehingga air kelapa ini akan sangat baik untuk digunakan sebagai pupuk organik cair. Akan tetapi sebelum digunakan air kelapa harus diolah terlebih dahulu agar dapat diperoleh manfaat yang lebih optimal.

Untuk mengetahui Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Air Kelapa, silakan simak penjelasan selengkapnya pada artikel berikut ini.

BAHAN DAN ALAT

Agar pupuk organik cair dari air kelapa memiliki kandungan yang lengkap yaitu N, P dan K, maka perlu ditambahkan bahan-bahan lain. Karena air kelapa mengandung kalium (K) berarti masih dibutuhkan unsur fosfor (P) dan nitrogen (N), untuk melengkapinya apa saja bahan-bahan dan alat yang dibutuhkan?

  • Air kelapa sebagai sumber kalium (K), air kelapa yang dibutuhkan sebanyak 1,5 liter.
  • Bonggol pisang sebagai sumber fosfor (P), karena kandungan P pada bonggol pisang cukup tinggi. Bonggol pisang yang dibutuhkan sekitar 200 gram
  • Daun lamtoro sebagai sumber nitrogen (N), karena kandungan N pada daun lamtoro cukup tinggi. Jika tidak ada daun lamtoro dapat diganti dengan daun gamal, daun kaliandra, daun kacang-kacangan atau apa saja yang mengandung unsur N yang tinggi. Daun lamtoro yang dibutuhkan sebanyak 1 genggam orang dewasa.
  • Cangkang telur sebagai sumber unsur hara mikro, yaitu dengan kandungan kalsium dan magnesium yang tinggi yang juga dibutuhkan oleh tanaman. Siapkan cangkang dari 2 buah telur.
  • Sebagai dekomposer (mikroorganisme atau mikroba pengurai) untuk mempercepat proses fermentasi gunakanlah EM4 pertanian atau MOL (mikroorganisme lokal) sebanyak 2 tutup botol em4.
  • Molase (tetes tebu), gula merah atau gula pasir sebagai sumber makanan bagi mikroba pengurai sebanyak 2 sendok makan.
  • Botol bekas air mineral, blender, ember atau baskom.

TAHAP PEMBUATAN

  • Haluskan bahan-bahan seperti bonggol pisang, daun lamtoro dan cangkang telur dengan mencacah kecil-kecil kemudian diblender, tambahkan sedikit air kelapa untuk memudahkan dalam proses pemblenderan. Setelah halus masukkan ke dalam wadah ember atau baskom.
  • Tambahkan 2 tutup botol em4 atau MOL.
  • Tambahkan pula 2 sendok makan molase, gula pasir atau gula merah yang telah dicairkan.
  • Aduk semua bahan hingga merata kemudian masukkan kedalam botol yang telah disiapkan hingga hampir penuh dengan menyisakan sedikit ruang kosong, kemudian tutup.
  • Diamkan selama 7 hari untuk proses fermentasi, tutup dibuka setiap hari secara berkala.
  • Setelah 7 hari POC air kelapa siap digunakan yang ditandai dengan bau yang segar.

POC air kelapa dapat diaplikasikan pada tanaman dengan cara diencerkan terlebih dahulu menggunakan air dengan perbandingan 1:10.

Pupuk disemprotkan pada bagian daun tanaman atau bisa juga langsung disiramkan pada permukaan tanah di sekitar tanaman dengan cara dikocor. Pengaplikasian sebaiknya dilakukan sebanyak 1-2 kali dalam 1 minggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Demikian ulasan mengenai Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Air Kelapa, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pupuk organik, EM4, molase ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube ALAM ORGANIK