Dalam pengaplikasian pestisida memerlukan adanya perekat pestisida yang secara umum memiliki fungsi untuk membantu membasahi, menempelkan dan meratakan larutan pestisida yang sedang diaplikasikan ke tanaman, sehingga manfaat yang didapat dari pestisida lebih optimal.

Butir-butir air larutan pestisida yang keluar dari lubang nozzle sprayer bentuknya bulat dengan ukuran yang sangat kecil, butir tersebut akan beterbangan ke segala arah dan sebagian akan menempel di permukaan daun. Ketika butir-butir larutan pestisida tersebut menempel pada permukaan daun akan tetap berbentuk bulat seperti bola dan mudah menggelinding ke tanah. Oleh karena itu supaya air tersebut bisa menempel lebih banyak ke daun harus dihilangkan tegangan permukaannya menggunakan perekat pestisida.

Selain itu, masih banyak lagi manfaat perekat pestisida, diantaranya adalah:

  • Meningkatkan kemampuan pestisida pada hama yang mempunyai pelindung keras seperti kepik dan belalang.
  • Meningkatkan kemampuan pestisida pada tanaman dengan daun berbulu seperti tanaman padi dan jagung. Adanya bulu-bulu yang terdapat pada daun akan menghalangi menempelnya butir-butir larutan pestisida pada permukaan daun.
  • Meningkatkan kemampuan pestisida yang disemprotkan pada tanaman yang memiliki daun berlilin seperti daun talas dan daun pisang.
  • Meningkatkan efikasi pestisida ketika penyemprotan dilakukan pada musim hujan, karena pestisida tersebut akan tercuci oleh air hujan. Dengan perekat, pestisida¬† akan cepat terserap oleh daun sehingga pestisida akan tetap berfungsi meskipun setelah penyemprotan turun hujan.
  • Meningkatkan kemampuan pestisida ketika hari panas. Karena pada kondisi panas penguapan larutan pestisida cepat terjadi.

Selain dapat dibeli di toko-toko pertanian, perekat pestisida juga dapat dibuat sendiri dengan bahan-bahan yang ramah lingkungan yang biasa disebut dengan perekat pestisida alami. Dan untuk mengetahui cara membuat perekat pestisida alami, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

BAHAN DAN ALAT

  • 1 butir telur bebek atau telur ayam, akan tetapi telur bebek lebih disarankan
  • ¬†1 sendok makan minyak goreng
  • Blender atau alat pengaduk

TAHAP PEMBUATAN

  • Pecahkan telur, tuang ke dalam wadah
  • Tambahan 1 sendok makan minyak goreng pada telur tersebut.
  • Blender atau aduk hingga tercampur merata.

CARA PENGGUNAAN

Dosis penggunaan tiap 1 resep diatas dapat digunakan untuk 15 liter larutan pestisida atau ukuran 1 tangki semprot. Cara penggunaan, dapat dicampur langsung dalam pestisida kemudian diaduk hingga rata atau dengan cara dicampur dalam larutan pestisida dalam tangki semprot dan diaduk sampai benar-benar merata.

Demikian ulasan mengenai Cara Membuat Perekat Pestisida Alami, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli perekat pestisida ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com