Cara Membuat Insektisida Nabati

Insektisida nabati secara umum diartikan sebagai suatu insektisida yang bahan dasarnya adalah tumbuhan. Insektisida nabati ini relatif mudah dibuat dengan bahan dan teknologi yang sederhana. Selain itu bahan bakunya yang alami/nabati membuat pestisida ini mudah terurai (biodegradable) di alam sehingga tidak mencemari lingkungan. Insektisida nabati ini juga relatif aman bagi manusia dan ternak peliharaan karena residunya mudah hilang.

Insektisida nabati bersifat “pukul dan lari” (hit and run), saat diaplikasikan,  akan membunuh hama saat itu juga dan setelah hamanya mati, residunya akan hilang di alam. Dengan demikian produk terbebas dari residu dari insektisida sehingga aman dikonsumsi manusia. Insektisida nabati menjadi alternatif pengendalian hama yang aman dibanding pestisida sintetis. Penggunaan pestisida nabati memberikan keuntungan ganda, selain menghasilkan produk yang aman, lingkungan juga tidak tercemar.

Untuk mengetahui bagaimana Cara Membuat Insektisida Nabati, berikut ini kami ulas penjelasan selengkapnya meliputi bahan yang dibutuhkan, cara membuat serta dosis dan cara aplikasinya.

BAHAN-BAHAN

  •  0,5 kg tembakau
  •  0,5 kg lempuyang hitam
  • 0,25 kg akar tuba/jenu
  • 1 kg umbi gadung
  • 5 liter air kelapa
  • 20 ml EM4 Pertanian sebagai pengurai
  • Ember dan pengaduk

CARA PEMBUATAN

Setelah semua bahan siap, langkah selanjutnya adalah menghaluskan semua bahan yaitu tembakau, lempuyang hitam, akar tuba dan umbi gadung dengan cara menumbuknya. Setelah ditumbuk, tuangkan ke dalam wadah seperti ember atau sejenisnya. Tambahkan air kelapa dan tambahkan pula pengurai seperti EM4 pertanian sebagai pengurai agar nantinya insektisida nabati yang dihasilkan tidak terlalu bau, kemudian aduk hingga tercampur merata.

Diamkan minimal selama 3 hari dan insektisida nabati siap untuk digunakan.

DOSIS APLIKASI

Dosis aplikasi insektisida nabati ini menyesuaikan dengan populasi serangga yang mengganggu pada suatu tanaman.

Untuk aplikasi pada tanaman muda dan populsi hamanya masih sedikit, dosis penggunaan insektisida nabati yang disarankan adalah 1 sendok makan per liter air, akan tetapi jika populasi sudah tinggi maka dosis yang disarankan adalah 2 sendok makan per liter air dengan interval pemberian 1 minggu sekali.

Jangan lupa tambahkan 1 sendok makan detergen atau sabun cair pencuci piring sebagai perekat.

Sedangkan untuk tindakan pencegahan, aplikasi insektisida nabati ini dapat dilakukan dengan interval 10 hari sekali dengan dosis 1 sendok makan per liter air.

Insektisida nabati ini dapat digunakan untuk mengendalikan beberapa hama seperti wereng, kutu-kutuan, ulat dan beberapa hama lainnya.

Demikian ulasan mengenai cara membuat insektisida nabati, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Untuk membeli insektisida ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube Dian Pertanian