Timun suri ini banyak digemari masyarakat karena kesegarannya, terlebih saat bulan puasa dimana timun suri ini banyak digunakan sebagai bahan minuman yang menyegarkan saat berbuka puasa.  Sejalan dengan tingginya permintaan pasar, peluang bisnis budidaya timun suri ini cukup menjanjikan. Budidaya timun suri ini tidak terlampau sulit, asalkan dilakukan dengan sungguh-sungguh dan telaten timun suri dapat tumbuh dan berbuah secara optimal.

Jika anda tertarik untuk membudidayakannya, alangkah baiknya untuk terlebih dahulu menyempatkan waktu membaca penjelasan mengenai cara menanam timun suri pada artikel berikut ini.

PENGOLAHAN LAHAN

Bersihkan lahan dari gulma dan sisa tanaman sebelumnya, gemburkan lahan dengan cara dicangkul atau dibajak, buat bedengan dengan ukuran lebar 90 cm, tinggi 30 cm sedangkan panjangnya disesuaikan dengan kondisi lahan. Taburkan pupuk dasar berupa pupuk kandang pada bedengan, aduk pupuk dengan tanah bedengan kemudian rapikan kembali permukaan bedengan. Pengolahan lahan dan penaburan pupuk dasar ini dilakukan 10-15 hari sebelum proses penanaman.

PERSIAPAN BENIH

Benih dapat diperoleh dengan membuatnya sendiri dari buah hasil penanaman sebelumnya, pilihlah buah yang sehat dan tua yang biasanya ditandai dengan kulit buah yang pecah dan beraroma harum. Belah buah timun suri, pisahkan biji dari daging buah kemudian bersihkan dari sisa-sisa daging buah. Rendam biji ke dalam air hangat, tambahkan ZPT, insektisida dan fungisida selama 1 jam. Gunakanlah hanya biji yang tenggelam, tiriskan dan jemur hingga kering.

Tahapan selanjutnya adalah penyemaian biji timun suri. Siapkan media semai berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1, campurkan hingga merata. Masukkan media semai ke dalam polybag kecil.

Tanam biji timun suri pada polybag yang telah disiapkan, letakkan persemaian di tempat teduh, dan setelah benih berkecambah barulah diletakkan pada tempat yang terkena cahaya matahari. Setelah bibit berusia 10 hari sejak penyemaian bibit sudah dapat dipindahkan pada lahan tanam.

Jika tidak ingin repot, anda bisa memperoleh benih timun suri di toko pertanian online SentraTani.com.

TAHAP PENANAMAN DAN PERAWATAN

Buat lubang tanam pada bedengan dengan jarak 70 cm antar lubang. Tanam 2 bibit  timun suri pada setiap lubang, kemudian diikuti dengan penyiraman.

Setelah bibit timun suri ditanam pada lahan, perawatan tanaman merupakan hal mutlak yang harus dilakukan, adapun perawatan tanaman timun suri ini meliputi penyiraman,

Penyiraman

Timun suri termasuk tanaman yang tahan terhadap cuaca panas, meskipun demikian penyiraman tetap wajib dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Penyiraman dapat dilakukan setiap sehari 1 kali.

Penyiangan

Lakukan penyiangan secara rutin. Segera lakukan penyiangan saat gulma/rumput liar terlihat, apalagi pada tanaman timun suri yang baru saja ditanam. Penyiangan ini dapat dikurangi manakala tanaman timun suri sudah tumbuh dewasa, hal ini karena tanaman timun suri sudah dapat bersaing dengan gulma.

Pemupukan susulan

Agar tanaman timun suri dapat tumbuh dan berproduksi optimal, kecukupan unsur hara harus terpenuhi, untuk itu pemupukan susulan perlu untuk dilakukan.

Pemupukan susulan ini dimulai sejak tanaman berusia 10 HST menggunakan pupuk NPK 2 kg yang dilarutkan dengan 200 liter air, kocorkan larutan pupuk sebanyak 500 ml pada setiap tanaman.

Pemupukan selanjutnya dilakukan saat tanaman berusia 17 dan 24 HST, larutkan 5 kg pupuk NPK ke dalam 200 liter air, kocorkan larutan pupuk tersebut  sebanyak 500 ml pada setiap tanaman.

Saat tanaman berusia 31 HST, pemupukan dilakukan dengan cara ditabur menggunakan pupuk NPK sebanyak 30 kg untuk 500 tanaman.

Pemupukan terakhir dilakukan saat tanaman timun suri berumur 40 HST, pemupukan dilakukan dengan cara ditabur menggunakan pupuk NPK sebanyak 20 kg untuk 500 tanaman.

TAHAP PEMANENAN

Timun suri dapat dipanen perdana setelah tanaman berusia 60-70 HST. Timun suri yang sudah siap dipanen ditandai dengan mengeringnya tangkai buah atau buah terlepas dari tangkainya. Dalam 1 kali tanam, timun suri dapat dipanen sebanyak 10-15 kali secara bertahap.

Demikian ulasan mengenai cara menanam timun suri, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih timun suri ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube GALLERY JUNICHI