Meskipun tanaman jeruk nipis ditanam dalam pot, perawatan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Tujuannya tidak lain adalah agar tanaman jeruk nipis tersebut dapat tumbuh berkembang dan berproduksi secara optimal.

Perawatan jeruk nipis dalam pot meliputi pemangkasan, penyiraman, pemupukan dan pengendalian hama penyakit.

Untuk mengetahui penjelasan selengkapnya mengenai Perawatan Jeruk Nipis dalam Pot, silakan simak uraiannya berikut ini.

PEMANGKASAN

Pemangkasan dilakukan pada ranting-ranting yang sudah tidak produktif, layu dan juga kering yang ditandai dengan daun-daun yang sudah rontok pada ranting tersebut.

Selain itu pemangkasan dilakukan pula pada tunas-tunas air yang tumbuh, tujuannya adalah agar nutrisi yang diserap oleh akar terfokus pada cabang dan ranting yang produktif untuk proses pembuahan.

Pemangkasan juga berfungsi agar tanaman tidak terlalu lebat sehingga cahaya matahari dapat masuk dan merata pada seluruh bagian tanaman.

PENYIRAMAN

Penyiraman tanaman jeruk nipis dalam pot dilakukan rutin setiap hari, mengingat tanaman tersebut ditanam dalam pot yang berarti kecukupan air hanya mengandalkan dari penyiraman. Berbeda dengan tanaman jeruk nipis yang ditanam langsung pada lahan.

PEMUPUKAN

Pemupukan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur sekitar 1 bulan sejak penanaman, pupuk yang diberikan adalah NPK 16:16:16 dengan dosis 1 sendok makan per tanaman per pot.

Pemupukan ke 2 dilakukan dua minggu setelah pemupukan pertama, pupuk yang diberikan adalah NPK 16:16:16 dengan dosis 1 sendok makan per tanaman per pot.

Pemupukan ke 3 dilakukan dua minggu setelah pemupukan ke 2, adapun jenis dan dosis pupuk yang diberikan adalah 1/2 kg kompos/pupuk organik , 1 sendok makan TSPĀ  dan 1 sendok teh KCL.

Rotasi pemupukan berikutnya dilakukan setiap 2 minggu sekali sesuai dosis yang telah disebutkan di atas.

Cara aplikasi pupuk ini tidak boleh asal tabur saja, agar pupuk-pupuk tersebut dapat terserap secara optimal oleh tanaman.

Untuk pupuk NPK, TSP dan KCL sebelum diaplikasikan terlebih dahulu buatlah alur/parit melingkar di sekeliling media pinggir pot. Setelah alur dibuat taburkan pupuk melingkar mengikuti alur tersebut secara merata, kemudian tutup kembali menggunakan tanah. Kemudian diikuti dengan penyiraman.

Sedangkan untuk mengaplikasikan pupuk organik, terlebih dahulu gemburkan permukaan media, akan tetapi jangan terlalu dalam, tambahkan pupuk organik dan campurkan merata dengan tanah yang telah digemburkan kemudian rapikan kembali.

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT

Pengendalian hama penyakit ini dilakukan dengan menyemprotkan insektisida dan fungisida dengan interval penyemprotan 2 minggu sekali. Penyemprotan ini diusahakan sebelum terjadi serangan atau dengan kata lain adalah melakukan pencegahan serangan sebelum terjadinya serangan hama penyakit.

Adapun dosisnya adalah untuk insektisida sebanyak 1 cc/liter air sedangkan untuk fungisida 1gr/liter air. Penyemprotan dilakukan pada seluruh bagian tanaman tanpa terkecuali.

Demikian ulasan mengenai Perawatan Jeruk Nipis dalam Pot, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit tanaman jeruk nipis ataupun perlengkapan pertanian lainnya seperti pupuk, pestisida serta bibit buah lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube saipul annuar,sp