Pada musim hujan dengan curah hujan yang tinggi terkadang memberikan efek buruk bagi tanaman budidaya, pasalnya tanaman tersebut menjadi rentan terhadap serangan jamur atau patogen.

Pada tanaman durian muda atau yang masih berupa bibit, terkadang pucuk tanaman layu, mengering dan mati, akan tetapi pada bagian batang dan ranting yang lain masih terlihat segar dan normal. Tanaman durian yang mengalami hal demikian menandakan bahwa tanaman tersebut telah terinfeksi kanker batang.

Penyakit kanker batang ini perlu diwaspadai, karena paling merugikan dan banyak menyerang tanaman durian. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Phytophthora palmivora. Jamur ini dapat bertahan di dalam tanah dan memancar melalui percikan air hujan. Jamur ini cukup ganas dengan tingkat kematian hingga 50%, karena menyerang hampir semua bagian tanaman durian mulai dari akar, batang, daun dan buah.

Bahayanya, gejala penyakit baru diketahui setelah kulit batang mengeluarkan resin/blendok. Warna jaringan kulit berubah dari merah jambu atau coklat muda menjadi merah tua, coklat tua atau hitam. Bagian yang sakit dapat meluas ke dalam sampai ke kayu dan tidak mempunyai batas yang teratur. Serangan yang hebat membuat batang menjadi busuk, kayunya terbuka dan berwarna merah kecoklatan berbintik merah dan atau ungu, bila serangan semakin mengganas tanaman atau batang yang terinfeksi dapat mati karena suplai makanan atau nutrisi terhambat.

Untuk mengetahui Cara Pengendalian Penyakit Layu Pucuk Tanaman Durian yang disebabkan  karena kanker batang, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

Pengendalian penyakit layu pucuk tanaman durian yang disebabkan  karena kanker batang dilakukan dengan cara kultur teknis, mekanis, dan kimiawi.

Cara kultur teknis antara lain dengan menanam varietas tahan Phytophthora palmivora, perbaikan lingkungan tanaman (sanitasi, perbaikan jarak tanam, dan drainase yang lancar), pemangkas daun-daun yang tidak produktif untuk mengurangi kelembaban kebun, dipupuk dengan pupuk kandang yang dicampur dengan kapur pertanian agar pH tanah 6,5.

Pengendalian cara mekanis dengan eradikasi, yaitu memotong bagian tanaman yang terserang penyakit, lalu dimusnahkan dengan dibakar dikubur dalam tanah di luar lahan budidaya.

Misalnya pada tanaman yang masih kecil atau bibit, pangkaslah batang atau cabang yang terserang di bawah bagian batang yang terinfeksi jamur, kemudian luka bekas potongan diolesi dengan fungisida, lalu ditutup dengan plastik.

Untuk pengendalian kimiawi dengan cara menyemprotkan fungisida Antracol 70 WP dengan bahan aktif propineb 70% dengan dosis 100-200 gram per liter air.

Demikian ulasan mengenai Pengendalian Penyakit Layu Pucuk Tanaman Durian yang disebabkan  karena kanker batang, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit tanaman durian, pestisida ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN