Pemupukan merupakan hal mutlak yang wajib dilakukan agar tanaman jeruk yang dibudidayakan dapat tercukupi kebutuhan unsur haranya sehingga dapat tumbuh, berkembang dan berproduksi secara optimal. Terlebih tanaman jeruk yang ditanam dalam pot, karena tanaman tersebut berbeda dengan yang ditanam langsung pada lahan, mengingat akar memiliki keterbatasan dalam memperoleh unsur hara yaitu hanya mengandalkan dari media tanam yang sangat terbatas yaitu dari dalam pot saja, maka dari itu pemupukannya harus dilakukan dengan tepat.

Dalam pemupukan tanaman jeruk dalam pot harus mengacu pada 4 Tepat, yaitu tepat waktu, tepat jenis/kandungan unsur hara, tepat dosis dan tepat cara aplikasinya. Berikut ini penjelasan selengkapnya.

JENIS, DOSIS DAN WAKTU PEMUPUKAN

  1. Pemupukan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur sekitar 1 bulan sejak penanaman, pupuk yang diberikan adalah NPK dengan dosis 1 sendok makan per tanaman per pot.
  2. Pemupukan ke 2 dilakukan dua minggu setelah pemupukan pertama, pupuk yang diberikan adalah NPK dengan dosis 1 sendok makan per tanaman per pot.
  3. Pemupukan ke 3 dilakukan dua minggu setelah pemupukan ke 2, adapun jenis dan dosis pupuk yang diberikan adalah 1/2 kg kompos/pupuk organik, 1 sendok makan TSP  dan 1 sendok teh KCL.

Rotasi pemupukan berikutnya dilakukan setiap 2 minggu sekali sesuai dosis yang telah disebutkan di atas.

CARA APLIKASI PUPUK

Setelah mengetahui jenis, dosis dan waktu aplikasi pupuk, tahapan selanjutnya adalah cara aplikasi atau pemberian pupuk tersebut.

Cara aplikasi pupuk ini tidak boleh asal tabur saja, agar pupuk-pupuk tersebut dapat terserap secara optimal oleh tanaman.

Untuk pupuk NPK, sebelum diaplikasikan terlebih dahulu buatlah alur/parit melingkar di sekeliling pinggir pot. Setelah alur dibuat taburkan pupuk melingkar mengikuti alur tersebut secara merata, kemudian tutup kembali menggunakan tanah. Cara tersebut dilakukan tujuannya agar tidak terjadi penguapan pupuk ke udara.

Sedangkan untuk mengaplikasikan pupuk Organik, TSP dan KCL terlebih dahulu gemburkan permukaan media, akan tetapi jangan terlalu dalam, tambahkan pupuk organik dan campurkan merata dengan tanah yang telah digemburkan kemudian rapikan kembali.

Untuk pupuk TSP dan KCL cara aplikasinya sama dengan pupuk NPK, yaitu sebelum diaplikasikan terlebih dahulu buatlah alur/parit melingkar di sekeliling pinggir pot. Setelah alur dibuat taburkan pupuk melingkar mengikuti alur tersebut secara merata, kemudian tutup kembali menggunakan tanah.

Saat tanaman berbuah cara pemupukannya dilakukan dengan hati—hati, cukup hanya dengan membuat alur dan penggemburan di pinggir dinding pot agar tidak melukai akar dan tanaman yang dapat mengakibatkan rontoknya buah.

Demikian ulasan mengenai cara Pemupukan Tanaman Jeruk dalam Pot, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pupuk, bibit jeruk ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube saipul annuar,sp