Dalam budidaya mentimun selain perawatan tanaman intensif, hal penting yang harus dilakukan adalah pemupukan, karena pemupukan sangat berperan penting untuk menunjang keberhasilan produksi tanaman tersebut.

Pemupukan tanaman mentimun terbagi menjadi 2 fase, yaitu fase vegetatif (fase pertumbuhan, yaitu pemupukan susulan ke 1 dan ke 2) dan fase generatif (pembentukan bunga dan buah yaitu pemupukan susulan ke 3,4 dan 5).

Pemupukan merupakan proses untuk memperbaiki atau memberikan tambahan unsur-unsur hara pada  tanah, baik secara langsung atau tidak langsung, agar dapat memenuhi kebutuhan bahan makanan pada tanaman, sehingga tanaman dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal.

Tujuan dilakukan pemupukan antara lain untuk memperbaiki kondisi tanah, meningkatkan kesuburan tanah, memberikan nutrisi untuk tanaman, dan memperbaiki kualitas serta kuantitas tanaman.

Maka dari itu, selain harus mengetahui jenis-jenis pupuk dan proses penyerapan pupuk tersebut, maka diharuskan pula mengetahui dan memahami cara menggunakan pupuk pada tanaman, sehingga proses pemupukan tersebut bisa lebih efektif dan efisien.

Pada artikel kali ini akan kami ulas mengenai pemupukan mentimun fase generatif, meliputi jenis pupuk, dosis pupuk, waktu dan cara aplikasinya, berikut ini penjelasan selengkapnya.

WAKTU PEMUPUKAN

Pemupukan tanaman mentimun fase generatif atau fase pembungaan dan pembuahan ini dilakukan 5 hari setelah pemupukan vegetatif ke 2 atau ketika tanaman berusia 15-20 hari.

JENIS DAN DOSIS PUPUK

Jenis pupuk yang diaplikasikan untuk pemupukan tanaman mentimun fase generatif adalah pupuk NPK 16:16:16, KCL dan TSP/SP36, berbeda dengan jenis pupuk yang digunakan pada fase vegetatif, karena pada tanaman mentimun yang memasuki fase generatif membutuhkan banyak unsur K (kalium) dan P (phospate) yang keduanya bisa didapatkan dari pupuk KCL dan TSP/SP36. 

Adapun dosisnya adalah 2 kg pupuk NPK 16:16:16, 0,5 kg pupuk KCL dan 1 kg pupuk TSP/SP36, dosis tersebut untuk dilarutkan dengan 200 liter air. Pupuk perlu dilarutkan terlebih dahulu karena pemupukan akan dilakukan dengan cara dikocor/disiramkan.

CARA DAN DOSIS APLIKASI

Larutkan semua pupuk sesuai dosis yang telah disebutkan di atas ke dalam 200 liter air. Agar memudahkan dalam pencampurannya, larutkan semua pupuk tersebut dengan air dalam wadah kecil terlebih dahulu, aduk hingga benar-benar larut kemudian baru dicampurkan dengan air yang lebih banyak.

Aplikasikan larutan pupuk tersebut dengan mengocorkan/menyiramkannya di sekitar pangkal batang tanaman dengan dosis 200 ml per tanaman, sehingga dari 200 liter larutan pupuk ini dapat diaplikasikan untuk 1000 tanaman mentimun.

Sedangkan untuk pemupukan berikutnya atau pemupukan susulan ke 4 dan ke 5 dilakukan dengan interval 7 hari dengan dosis dan cara aplikasi yang sama dengan pemupukan ke 3.

Demikian ulasan mengenai pemupukan mentimun fase generatif meliputi jenis pupuk, dosis pupuk, waktu dan cara aplikasinya, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pupuk, benih mentimun ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi : Channel Youtube Anak Petani